Custom Search

Rabu, 31 Agustus 2011

Terapi Bekam, Hilangkan Gangguan Saraf



Pengobatan alternatif dengan metode bekam, bukanlah hal baru di kalangan masyarakat Indonesia. Pengobatan itu bahkan telah dipraktikkan ribuan tahun lalu dari di Timur Tengah hingga ke daratan Cina.

Bahkan Rasululloh Muhammad SAW menurut riwayat para sahabatnya kerap melakukan pengobatan dengan bekam untuk mengatasi penyakit yang dideritanya.

Begitu hebatnya terapi pengobatan dengan bekam, tak salah bila rubrik Alternatif kali ini menampilkan Zai-nuddin, praktisi terapi bekam dari Herba Center Sambas, yang membuka praktik di Jl Taman Rawa Pening V/6, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Zainuddin menuturkan, bekam dalam bahasa Arab disebut Hijamah. Usaha yang dilakukan dalam pengobatan bekam adalah mengeluarkan darah kotor atau angin dengan menggunakan alat yang disebut kop (menyerupai gelas kecil) yang ditempelkan pada beberapa titik tubuh.

"Tujuan pengobatan bekam adalah mengeluarkan darah kotor. Darah kotorlah sumber berbagai penyakit," kata Zainuddin.

Titik utama yang harus dibekam hanyalah tiga. Satu titik berada di tengah ubun-ubun, dua titik di bawah bagian telinga kiri dan kanan. Namun, bisa juga ditambahkan beberapa titik lagi, misalnya titik yang berada di daerah punggung, pinggang, dan kaki, tangan dan tulang ekor. "Umumnya metode ini untuk meringankan gangguan pada organ dan saraf, terutama karena gangguan
kelebihan darah, darah kotor atau ke-dua-duanya. Ada beberapa titik bekam yang disukai Rasullulah SAW, yakni di atas dua urat leher, tujuannya untuk mencegah sakit kepala, sakit di wajah, sakit gigi, sakit telinga, sakit hidung dan sakit kerongkongan," ujarnya.

Bekam pada tengkuk atau kuduk, kata Zainuddin, dapat mencegah tekanan darah pada tengkuk, mengatasi rabun, benjolan di mata, rasa berat pada alis dan kelopak mata serta mengobati lepra.
"Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa Rasulullah SAW pernah menjalani hijamah (bekam) atas dua bagian di tubuh, yaitu bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher," ujarnya.

Bekam pada pelipis untuk mengobati sakit kepala, sakit di wajah, sakit telinga, sakit hidung dan sakit kerongkongan. Bekam pada pundak untuk mengobati penyakit di pundak dan di leher. Bekam di atas pinggul untuk menghilangkan pegal-pegal atau kelelahan.

Berikut penuturan Abdullah (35), karyawan swasta di bilangan Jalan Sudirman, Jakarta yang bisa kembali tidur nyenyak setelah dibekam oleh Zainuddin. Padahal, sebelumnya ia mengaku sangat sulit tidur, akibat keresahan yang selalu melanda dirinya.

Berbagai terapi dan penggunaan obat penenang telah dicoba Abdullah, namun tidak pernah memberi hasil."Teman sekantor kemudian menganjurkan untuk ikut terapi Bekam ini. Alhamdullillah penyakit gelisah saya hilang, hati terasa
lebih tenang sehingga saya sekarang bisa tidur nyenyak," ujar Abdullah yang dibekam di bagian belakang kepala, kiri dan kanan di bawah telinganya.

Zainuddin menuturkan, teknik bekam terdiri dari dua macam, yaitu bekam kering dan basah. Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah) dilakukan dengan mengisap permukaan kulit dan memijat daerah sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor.

Pengobatan itu sangat bermanfaat untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan nyeri urat punggung karena sakit rematik.

"Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan sayatan silet atau suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang dibekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari," katanya.

Sedangkan bekam basah (Hijamah Rothbah) dilakukan permukaan kulit, kemudian secara sengaja kulit dilukai dengan jarum tajam atau silet. Daerah di sekitar luka silet diisap dengan alat cupping set dan hand pump agar darah kator keluar dari dalam tubuh. Lamanya setiap isapan 3 sampai 5 menit dan maksimal 9 menit. "Setelah itu, darah kotor dibuang. Pengisapan tudak lebih dari 7 kali. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih.
Selama 3 jam selanjutnya, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air," ujarnya. Alat bekam yang digunakan, tentu berbebeda dengan zaman duku. Ketika Rasulullah SAW melakukan bekam, beliau menggunakan kaca yang berupa cawan atau mangkuk. Pada zaman Cina kuno, bekam disebut sebagai pengobatan tanduk karena alat itu dipakai untuk menggantikan kaca, Pada abad 18, masyarakat Eropa menggunakan lintah.

Kini, peralatan yang digunakan adalah pengisap (Hand pump), mangkuk (cupping set), pena karum (lancet device). silet antiseptik (bahan sterilisasi seeperti alkohol) dan sarung tangan kesehatan (rubber gloves).

Dalam mengobati pasien, Zainuddin selalu membukanya dengan doa kepada Allah SWT. Doa tersebut sebagai permohonan agar pasien bisa disembuhkan sesuai harapan. "Kalau bisa, pasien puasa dulu selama delapan jam sebelum dibekam," katanya.Usai memanjatkan doa, ia mengoles tubuh pasien dengan alkohol. Tujuannya mematikan bakteri berbahaya yang mungkin menginfeksi kulit. Selanjutnya mangkuk bekam (vacumm cupped) ditempelkan ke bagian tubuh. Agar bisa menempel pada tubuh, mangkuk bekam itu dipompa untuk menyedot udara di dalamnya dengan alat penyedot (vacuum gun).

"Penarikan dengan vacuum gun harus secara perlahan dan bertahan. Jangan sampai pasien merasakan sakit yang berlebihan," ucapnya.
Mangkuk bekam yang ditempelkan ke tubuh pasien biasanya sesuai dengan keluhan penaykitnya. Jumlahnya bisa tiga hingga belasan mangkuk. Setelah dibiarkan selama 10-15 menit, mangkuk yang telah meninggalkan bekas lingkaran merah di kulit kemudian dilepas.

Silet disayatkan ke kulit di bagian bekas mangkuk sebanyak 10 titik. Setelah itu titik-titik tersebut tampak mengeluarkan darah merah. Mangkuk kembali ditempelkan di atas lingkaran bekas bekam yang telah disayat, sambil vacuum gun kembali digerakkan. Darah mulai mengucur lagi lagi dari bagian yang disayat.

Setelah sekitar 10 menit, darah kenyal berwarna hitam menyerupai jeli itu menempel di sisi mangkuk. Setelah selesai, sisi lokasi bekas dibekam kembali dibersihkan dengan alkohol. Mangkuk yang digunakan untuk membekam sangat tergantung pada bagian tubuh yang akan diobati.

Sepintas, jumlah titik yang disayat dimaksudkan memadukan teknik bekam dengan akupuntur. Dari beberapa teknik bekam yang dipraktikkan orang, sebetulnya darah tidak perlu dikeluarkan dengan sayatan. Kini ada alat modern yang disebut blood lancet.
Jarum dapat ditusukkan ke bagian permukaan kulti pasien.
Ia mengingatkan, pengobatan dengan bekam tidak cocok untuk orang tua yang renta dan sakit. Bekam juga tidak dianjurkan bagi penderita tekanan darah sangat rendah, sakit kudis, wanita yang sedang hamil, haid, orang yang sedang minum obat pengencer darah, penderita leukemia, trombosit, alargi kulit serius, orang yang sangat letih, kelaparan, kenyang, kehausan dan gugup.

Bagian tubuh yang tidak boleh dibekam adalah mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur. Selain itu, bekam tidak boleh di area tubuh yang banyak terdapat simpul limpa, dekat pembuluh besar, ada varises, tumor, retak tulang dan jaringan luka.

Sumber: Tri Wahyuni, SUARA KARYA ONLINE-Minggu, 17 Juli 2005

Minggu, 28 Agustus 2011

Terapi Bekam, Bukan Alternatif


Dewasa ini kita banyak disodori bermacam-macam model terapi penyakit. Pengobatan Kedokteran modern memang belum bisa memberikan solusi yang menyeluruh terhadap berbagai macam penyakit yang ada di tengah-tengah masyarakat. Banyak jenis penyakit yang memaksa para dokter angkat bahu dan hanya bisa memvonis sisa umur yang masih dapat dinikmati sang pasien.
Akibat dari hal ini adalah banyaknya pasien yang mulai menaruh ketidakpercayaan terhadap terapi kedokteran modern barat. Dan ini memang sudah sewajarnya terjadi. Yang tidak wajar adalah banyaknya orang yang akhirnya ikut-ikutan mendiagnosa penyakitnya sendiri bahkan juga penyakit orang lain, lantas bagaikan seorang dokter spesialis mereka memberikan solusi terapinya. Seakan-akan diagnosanya pasti benar sehingga dengan yakinnya merekomendasikan obat alternatif bagi si sakit.
Beberapa macam obat alternatif banyak beredar dan dikenal dengan baik oleh masyarakat. Meskipun demikian yang sering terjadi di masyarakat adalah kesalahpahaman terhadap obat-obatan alternatif tersebut. Kebanyakan hanya latah ikut-ikutan tanpa memahami khasiat yang sesungguhnya. Namanya juga ikut-ikutan.

Contohnya adalah, pada saat diperkenalkan daun Mahkota Dewa sebagai alternatif pengobatan, semua orang menoleh ke obat tersebut. Apalagi diisukan obat ini bisa memberantas segala macam penyakit. Lalu muncullah buah Mengkudu. Disusul dengan Buah Merah. Sebentar lagi mungkin akan muncul buah yang lain, dengan khasiat yang berbeda pula. Namanya juga jualan…..
Bekam, Pilihan Pertama..!!

Rasulullah saw bersabda : “Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata,’Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR. Ibnu Majah dan At Tirmidzi)

Sabda beliau yang lain : “Kalau lah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah berbekam.” (Shahih Sunan Abu Dawud)

“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam.” (Shahih menurut syarat Asy Syaikhainy)

Dari hadits-hadits di atas, nyatalah bagi kita bahwa berbekam itu merupakan pengobatan pilihan pertama, bukan alternatif kedua.

Definisi
Hijamah atau berbekam menurut bahasa adalah ungkapan tentang menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit, yang lantas ditampung di dalam gelas bekam, yang menyebabkan pemusatan dan penarikan darah di sana. Lalu dilakukan penyayatan permukaan kulit dengan pisau bedah, untuk mengeluarkan darah.

Khasiat Berbekam (Hijamah)
Sebagian kecil yang bisa disebutkan disini adalah :
1. Sakit kepala secara umum.
2. Pusing-pusing yang bersifat sementara.
3. Migraine.
4. Hemiplegia (lumpuh separo).
5. Perdarahan otak.
6. Bermacam sakit di wajah, seperti sakit gigi, telinga, mata, dan hidung
7. Varises.
8. Rheumatik.
9. Low Back Pain.
10. Gout (encok)
11. Hemorhoid (wasir)
12. Haid tidak teratur.
13. Elephantiasis (kaki gajah)
14. Sesak nafas.
15. Mata bengkak (exophtalmus, proptosis)
16. Liver maupun limpa.
17. Enuresis (ngompol)
18. Konstipasi/sembelit.
19. Furunkel/bisul.

Dan masih banyak penyakit-penyakit lain yang tidak diketahui kecuali oleh Allah semata, dan Dia lah yang Maha Penyembuh.

Larangan Berbekam.

Orang tua renta yang sakit tanpa daya dan upaya. Penderita tekanan darah sangat rendah (dianjurkan minum habbatussauda). Penderita sakit kudis. Penderita diabetes mellitus . Perut wanita yang sedang hamil. Wanita yang sedang haid. Orang yang sedang minum obat pengencer darah. Penderita leukemia, thrombosit, alergi kulit serius. Orang yang sangat letih / kelaparan / kenyang / kehausan / gugup.

Anggota bagian tubuh yang tidak boleh di-bekam : Mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur. Area tubuh yang banyak simpul limpa. Area tubuh yang dekat pembuluh besar. Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka .

Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya.
Waktu Bekam.

Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : “Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu.” (Diriwayatkan oleh Ahmad).

Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW : “Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah, karena itu bisa mematikan.” .. .

Ibnul Qayyim berkata :, “Pengarang Al Qanun berkata, Diperintahkan penggunaan bekam bukan pada awal bulan (Qamariyah), karena cairan-cairan dalam tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal. Bukan pula akhir bulan, karena cairan-cairan itu berkurang. Yang baik ialah pada pertengahan bulan, ketika cairan-cairan di dalam tubuh bergolak dan mencapai puncak penambahannya, karena bertambahnya cahaya dari rembulan.’

Anjuran

Janganlah kita gampang termakan bujukan rayuan terapi alternatif yang belum kita ketahui ilmunya, hanya sekedar mengikuti trend yang berlaku.

Terapi bekam ini sudah mendapat lisensi dari tabib nomor wahid yakni Rasulullah saw. Bahkan para malaikat pun turut serta menganjurkannya. Kurang apa? Kenapa kita malah lebih yakin terhadap promosi para ‘bakul jamu’ yang memang diakui kepandaiannya di dalam menggaet konsumennya? Padahal ketika anda memasukkan segala macem obat tadi ke dalam tubuh, saat itu juga anda mempertaruhkan keselamatan jasmani anda.

Terapi Bekam bukanlah terapi alternatif, akan tetapi terapi pilihan utama. Selain kesembuhan bisa didapat, kita juga mendapat fadhilah ittiba’ Nabi saw.

Kepada siapa anda lebih percaya? Kepada sabda Nabi SAW ataukah kepada tetangga anda yang sering menganjurkan terapi ini dan itu, tetapi di saat anda mendapat kerugian dari terapinya, tetangga anda tidak mau bertanggung jawab atas anjurannya.
Jasmani anda terlalu mahal untuk dipertaruhkan demi mengikuti anjuran tetangga yang buta sama sekali terhadap penyakit anda.
Bagi anda yang masih suka menyarankan terapi bagi sahabat dan karib kerabatnya, pilihlah terapi bekam sebagai pilihan utama. Bukan Alternatif kedua.

sumber : Abu Nafar, dan dari berbagai sumber

Kamis, 25 Agustus 2011

Terapi Bekam Teknik Pengobatan Rosululloh


Bekam? udah pernah dengar belom? bagi yang udah pernah dengar istilah bekam, apalagi pernah melakukan bekam, istilah diatas pasti tidak asing. Kebetulan gw kemaren (dah lama juga sih) sewaktu ada acara di jatiwaringin, masuk angin gw, pusing sebelah lagi, nyetir mobil serasa berat banget, palagi bawa si kecil dan istri tercinta, duh jadi kawatir juga takut kenapa-kenapa. Sebelum pulang, kebetulan gw mampir dulu ke tempat sodara, Irvan namanya, gw ditawarin ama dia, mo dibekam ga?
Waduh… dibekam? boleh lah… gimana rasanya? -irvan bilang mah ntar seger loh abis bekam, palagi kalo dicocol cocol tuh kulitnya biar keluar darah kotornya. Waduh?? yakin tuh ga papa? tanya gw. Iya gak papa lah, alat ini udah semakin canggih men, ni.. ada alat baru, gak perlu diseset-seset tuh kulit. cukup dicocol-cocol kayak semacam bolpoin (ujungnya semacam jarum yang diganti setelah pakai biar steril). Sakit gak neh? tanya gw lagi, -irvan bilang.. ah nggak kok. pokoknya ntar abis dibekam, jangan mandi dulu ya.. tunggu 3-6 jam baru boleh mandi. Gw bilang.. OK Deh… dan akhirnya “pembekaman” dimulai. Terima kasih buat Bapak Mertuanya Irvan, Bpk Suparna yang telah membekam diriku.
Eh dan ternyata benar… baru di beberapa titik bagian belakangku dibekam, udah terasa tuh khasiatnya, Pusing sebelahku lama-kelamaan hilang, badan jadi seger. Dan abis dicocol-cocol atau istilahnya bekam basah, wadau.. keluar darah.. kayak cendol gitu.. maksudnya darah yang kental. Punggungku jadi bentol-bentol (berwarna merah gelap) segede cop yang dipakai untuk membekam diriku. Ah.. seger juga abis dibekam.. Dan sekarang.. kok jadi pengen dibekam lagi ya…. kapan-kapan deh ntar maen lagi ke tempat irvan. Tunggu diriku ya pan… gw pengen dibekam lagi hahaha.
Berikut informasi yang kudapat tentang sehat dengan bekam. Mo mencoba? saya anjurkan daripada dikerok, mending dibekam. Bekam itu pengobatan tradisional yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. dapat mengobati berbagai macam penyakit. Nih dia sekilas tentang bekam:
menurut http://id.wikipedia.org/wiki/Bekam:
Bekam atau hijamah adalah teknik pengobatan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk.
Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dijelaskan dalam hadist Bukhari :
Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (Hadist Bukhari)
di artikelnya http://abusalma.wordpress.com/2007/03/01/panduan-singkat-tentang-bekam/ disebutkan ada beberapa teknik bekam diantaranya adalah:
1. Bekam Basah (Wet Cupping)
Yaitu metode pengeluaran darah kotor (blood letting) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang dibekam.
2. Bekam Kering (Dry Cupping)
Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.
Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.
3. Bekam Seluncur (Sliding Cupping)
Yaitu metode bekam yang mana gelas bekam diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan Guasha (cina), scrapping (inggris) atau kerokan (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.
4. Bekam Cepat (Flash Cupping) atau Bekam Tarik
Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.
manfaat bekam menurut http://hotarticle.org/bekam-pengobatan-cara-nabi/

Ada banyak manfaat bekam, antara lain:
- Melancarkan peredaran darah, meringankan badan.
- Mengobati masuk angin, darah tinggi, kolesterol, stroke, jantung, asam urat, sakit pinggang, liver, gatal-gatal, migrain, sakit kepala, sakit mata, impotensi, sinusitis, jerawat, ambeiyen, maag.
- Insomnia, stress, sering mimpi buruk, sering kesurupan, Trauma, rasa takut yang berlebihan, narkoba, kurang gairah.
- Mengeluarkan toksid, angin dan kolesterol berbahaya dalam tubuh.
- Memulihkan fungsi tubuh.
- Menajamkan penglihatan.
- Meningkatkan daya ingat dan kecerdasan.
- Memperbaiki sistem imunitas.

Senin, 22 Agustus 2011

Terapi Bekam Sidoarjo



Sunnah Bekam
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda :
 “Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari)

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda :
 “Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (bekam) dan fashdu (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)

Mengapa Bekam?
Teknik pengobatan itu ada banyak sekali ragamnya, tetapi pada umumnya dikelompokkan menjadi 3 (tiga) hal :1.    Pengobatan melalui terapi fisik (seperti Pijat, Penyinaran, Latihan Fisik, juga Bekam)
2.    Pengobatan secara rohani (ruqyah, psikolog, meditasi)
3.    Mengkonsumsi sesuatu yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh (suplemen gizi, seperti : madu, habbatussauda, temu lawak, bee pollen, ginseng) maupun zat yang dapat membunuh kuman/bakteri penyebab sakit (obat-obatan medis, antibiotik)

Rasulullah sendiri tidak membatasi umatnya untuk hanya memakai satu jenis teknik pengobatan semata. Seperti diceritakan dalam suatu riwayat,
"Pada suatu saat Rasulullah kedatangan seorang sahabat yang mengadukan masalahnya, bahwa anaknya sedang sakit dan tidak kunjung sembuh. Padahal sahabat tersebut sudah berdoa, berdzikir, sholat, dan melakukan ibadah-ibadah lainnya demi memohon kesembuhan anaknya. Mendengar pengaduan tersebut Rasulullah bertanya kepada sahabat tersebut apakah anaknya sudah dibawa ke tabib (dokter). Sahabat menjawab belum. Kemudian Rasulullah menyarankan agar anaknya dibawa ke tabib (dokter). Setelah dibawa ke tabib (dokter) anaknya sembuh."
Pada pengobatan bekam (Al-hijamah) terdapat beberapa keutamaan :
•    Sangat Direkomendasikan Oleh Rasulullah SAW.
"Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah Al Hijamah (bekam)" (HR. Ahmad)
"Kesembuhan itu ada pada 3 (tiga) hal, dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan kay (besi panas). Tetapi aku melarang umatku menggunakan kay" (HR. Muslim)
"Setiap penyakit itu ada obatnya. Jika obat yang tepat jatuh pada penyakit, dengan izin Allah penyakit itu pasti sembuh" (HR. Muslim)
”Pada Malam Aku di Isra’ kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata: "Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan Bekam" (HR. Ibnu Maajah & At Tirmidzi)
Dari Ashim bin Umar bin Qatadah Radhiallaahu ‘anhu, dia memberitahukan bahwa Jabir bin Abdullah Radhiallaahu ‘anhu pernah menjenguk al-Muqni’ Radhiallaahu ‘anhu, dia bercerita: “Aku tidak sembuh sehingga aku berbekam, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Sesungguhnya didalamnya terkandung kesembuhan’.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-Baihaqi).
“Kalaulah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka itu adalah ber-bekam/hijamah” (HR. Abu Daud)

(Dan masih banyak lagi hadist yang menunjukkan bahwa bekam merupakan suatu teknik pengobatan yang sangat bermanfaat. Baik untuk tindakan preventif (pencegahan) maupun curatif (pengobatan) suatu penyakit)

•    Meringankan kerja organ Hati, Ginjal, dan Jantung. Secara alamiah, darah kotor yang tersisa/menumpuk di dalam tubuh akan diurai lagi oleh organ Hati dan Ginjal. Dengan pembekaman secara rutin maka kerja organ-organ tersebut akan lebih ringan. Kerja jantung juga menjadi lebih mudah karena darah menjadi lancar.
Rasulullah SAW bersabda : "Ketahuilah, bahwa dalam tubuh terdapat mudghah (segumpal daging), jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim) Hadist tersebut apabila diinterpretasikan secara harfiah maka organ hati merupakan organ yang sangat vital bagi tubuh dan harus senantiasa dijaga kesehatannya.
•    Tanpa Efek samping. Apabila dikerjakan dengan ilmu (oleh ahlinya).
•    Langsung terasa manfaatnya.
•    Mudah dan Murah.

Bagaimana Bekam Dilakukan?
Teknik pengobatan bekam dilakukan dengan 3 tahapan inti, yaitu :
1.    Penghisapan jaringan kulit dan jaringan di bawah kulit.
2.    Penyayatan kulit ari (pembuluh darah kapiler).
3.    Pengeluaran darah kotor (melalui pembuluh darah kapiler).
Selain 3 tahapan inti di atas, tentunya persiapan sebelum bekam seperti sterilisasi alat-alat bekam, ruangan untuk bekam dan lokasi dimana kulit akan disayat merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan oleh seorang ahli bekam maupun pasien bekam.

Bagaimana Bekam Dapat Menyembuhkan?
Proses kesembuhan yang didapat dari terapi bekam meliputi beberapa hal :
1.    Keluarnya darah kotor dari dalam tubuh. Sel-sel darah dalam tubuh memiliki keterbatasan umur (umur hidupnya kurang lebih selama 120 hari), setelah 120 hari darah akan rusak atau mati. Nah, darah yang rusak atau mati ini perlu dikeluarkan dari dalam tubuh supaya tubuh terasa segar dan ringan, karena jika tetap di dalam tubuh hanya akan menjadi beban yang tidak berguna bagi tubuh. Bahkan, karena strukturnya yang sudah rusak itu akan membuat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh lebih mudah "berkolaborasi" untuk membuat penyakit yang baru. Dalam darah juga terdapat endapan darah dan unsur-unsur negatif seperti polusi dan zat kimia. Dengan bekam, darah kotor tadi dikeluarkan melalui pembuluh darah kapiler (bukan vena atau nadi) yang memang tempat lalulintasnya darah kotor tersebut.
2.    Rangsangan/stimulus dari titik-titik meridian yang dibekam. Selain dari keluarnya darah kotor dari dalam tubuh ternyata kesembuhan juga terjadi akibat rangsangan/stimulus dari trigger-trigger tubuh yang berhubungan dengan organ dalam yang sakit. Jadi membekam tidak harus di tempat yang sakit tetapi pada jalur (meridian) dimana jalur tersebut berhubungan dengan organ dalam yang sakit. .........(ilmu kedokteran timur)
3.    Ridlo Allah SWT. Tentunya hal ini yang menjadi sebab utama kesembuhan suatu penyakit terjadi.

Penyakit Apa Saja Yang Dapat Disembuhkan Dengan Terapi Bekam? Kesembuhan datangnya hanya dari Allah SWT. Kita sebagai manusia diwajibkan berikhtiar dan tawakal. Beberapa penyakit di bawah ini Insya Allah dapat diatasi dengan terapi bekam (apabila Allah SWT meridloi) :

A. Penyakit Dalam:
•    Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
•    Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)
•    Influenza
•    Batuk
•    Bronkitis
•    Asma Bronkiale
•    Ceguken
•    Maag
•    Batu Ginjal
•    Batu Empedu
•    Batu Ureter
•    Batu Kandung Kencing
•    Masalah Prostat
•    Wasir
•    Mual dan Muntah
•    Diare
•    Sembelit
•    Sulit Buang Air Kecil
•    Beser (terlalu sering kencing)
•    Impotensi
•    Berdebar-debar
•    Ngompol
•    Epilepsi
•    Vertigo
•    Asam Urat
•    Kaki Gajah
•    Hepatitis
•    Liver
•    Stroke
•    Jantung
•    Kolesterol Tinggi
•    Rheumatik
•    Parkinson
•    Typhus
•    Kecanduan Narkoba
•    Skizofrenia
•    Histeria
•    Sulit Tidur (insomnia)
•    Rasa Terbakar Pada Kulit
•    Sulit Menelan
•    Gangguan Pencernaan dan Kembung
•    Sering Pingsan
•    Lemah Syahwat
•    Rahang Terkatup
•    Lidah Kaku
•    Lumpuh Tangan dan Lengan
•    Kelumpuhan Wajah
•    Kecerdasan Kurang

B. Gangguan Panca Indera:
•    Katarak
•    Pendengaran Berkurang
•    Telinga Berdengung
•    Radang Hidung
•    Sinusitis
•    Mimisan
•    Sariawan
•    Gatal Biduran
•    Gatal Pruritis
•    Jerawat
•    Kulit Belang
•    Pandangan Kabur
•    Penyakit Maniere's

C. Penyakit Dengan Indikasi Nyeri :
•    Nyeri Kepala
•    Nyeri Dahi
•    Nyeri Migrain
•    Nyeri Wajah Trigeminal
•    Nyeri Atas Mata
•    Nyeri Kepala Belakang
•    Nyeri Leher
•    Nyeri Tulang Leher
•    Nyeri Sendi Bahu
•    Nyeri Siku
•    Nyeri Pergelangan Tangan
•    Nyeri Tulang Belikat
•    Nyeri Tulang Iga
•    Nyeri Punggung Atas
•    Nyeri Lumbal
•    Nyeri Pinggang
•    Nyeri Punggung
•    Nyeri Skiatika
•    Nyeri Punggung Bawah Menjalar Ke Tungkai
•    Nyeri Lutut
•    Nyeri Tumit
•    Nyeri Mata Kaki Luar / Dalam
•    Nyeri Jari Tangan
•    Nyeri Jari Kaki
•    Nyeri Pergelangan Kaki
•    Nyeri Pergelangan Tangan
•    Nyeri Angina Pektoris
•    Nyeri Ginjal
•    Nyeri Perut Mendadak
•    Nyeri Ulu Hati
•    Nyeri Gigi
•    Nyeri Otot (mialgia)
•    Nyeri Artritis
•    Nyeri Panggul
•    Nyeri Dada
•    Nyeri Sendi Kaki dan Jari Kaki
•    Nyeri Paha

D. Gangguan Kewanitaan :
•    Perdarahan Rahim Disfungsional
•    Nyeri Haid
•    Radang Payudara
•    Keputihan
•    Kemandulan
•    Radang Panggul
•    ASI Tidak Lancar
•    Amenore (Tidak haid pada usia subur)

Kapan Kita Berbekam?
Bekam sangat baik dilakukan pada saat terjadinya penumpukan sampah darah dalam tubuh kita. Dalam kondisi normal bekam cukup dilakukan sekali dalam kurun waktu 4 bulan, dalam kondisi perawatan bekam dilakukan sampai sekali atau 2 kali dalam seminggu . Bekam sangat dianjurkan dilakukan pada tanggal 17, 19, 21 dalam penanggalan Islam Bekam baik dilakukan pada hari Senin, Selasa, & Kamis Larangan berbekam pada hari Rabu dan Sabtu (kecuali dalam kondisi mendesak).

Jumat, 19 Agustus 2011

TERAPI BEKAM MENURUT PENGOBATAN MODERN



Terapi bekam cukup populer di banyak negara Eropa dan Amerika, di perguruan tinggi-perguruan tinggi dan akademi-akademi yang mengajarkan kurikulum pengobatan alternatif dan pengobatan pelengkap, serta di banyak pusat pengobatan dengan berbagai sarananya. Pengobatan bekam menduduki posisi yang menonjol di antara berbagai sarana pengobatan ini, baik dilihat dari sisi pengajaran maupun praktiknya.Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî dan beberapa kawan dokternya, pernah melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi dan pusat pengobatan ini, dan ia melihat sendiri banyak penyakit yang berhasil disem-buhkan.Majalah I‘jâz ‘Ilmî, edisi kelima dan keenam, telah mempublikasikan beberapa laporan tentang kunjungan lapangan ini, khususnya di Amerika Serikat.Beberapa Hasil Penelitian Ilmiah dan Pemeriksaan Klinis tentang Bekam .Sejumlah dokter dan peneliti telah mengadakan pemeriksaan medis terhadap banyak pasien, terutama orang-orang yang men-derita berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan metode pengobatan modern yang konvensional. Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî bersama beberapa kawannya, yakni Dr. ‘Alî Romadhôn (Konsultan Pengobatan Alami di Rumah Sakit Atlet, Kairo), Ustadz Dr. Ahmad Abû Yâsîn (Pakar Pengobatan Bekam), akhirnya diperoleh beberapa hasil kesimpulan terjadinya pemulihan dalam beberapa kasus penyakit.Beberapa bulan yang lalu, Dr. ‘Abdul Jawwâd Ash-Shôwî menghadiri Kongres Internasional tentang Pengobatan Alternatif yang diadakan salah satu rumah sakit militer di wilayah utara Kerajaan Saudi Arabia. Dalam kongres tersebut, Dr. ‘Ishôm Muqoddam (seorang dokter bedah), menyampaikan sebuah ceramah tentang pengobatan bekam.Ceramah tersebut meru-pakan hasil penelitian klinis yang mendapat respon positif dari para anggota kongres.Saya akan mengemukakan beberapa ringkasannya, agar bisa menjadi pengantar sebelum dipublikasikannya beberapa hasil riset lainnya, setelah ini, bila sudah selesai, insyâ’ Allôh.Dokter yang melakukan riset ini mengobati 70 pasien yang menderita beberapa kelainan dan penyakit yang bermacam-macam, dengan menggunakan metode pengobatan bekam.Para pasien tersebut sebelumnya telah berobat kepada beberapa dokter spesialis dalam berbagai bidang, tetapi metode pengobatan konvensional telah gagal mengobati mereka. Mereka telah melakukan pemeriksaan klinis, laboratorium, penyinaran, dan mikroskop medis sebelum dilkukan

Para pasien dibagi menjadi tiga kelompok :
1. Kelopmpok I terdiri dari 29 pasien yang menderita sakit karena penyakit-penyakit medis.
2. Kelompok ke II terdiri dari 32 pasien yang menderita gangguan fungsi yang berbeda-beda.
3. Kelompok ke III terdiri dari 9 pasien yang menderita beberapa penyakit yang di sertai perubahan patologis.

Dari 39 pasien (56%) mengalami penyembuhan yang nyata, 30 orang atau 43 % mengalalmi perbaikan kondisi tingkat sedang, sedangkan yang tidak bereaksi apaun terhadap bekam hanya 1 orang (1%) saja.

Selasa, 16 Agustus 2011

TENTANG BEKAM



Bekam atau hijamah adalah teknik terapi atau penyembuhan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Adapun ia -bekam- tidak hanya bermanfaat sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk suatu penyembuhan, lebih dari itu, rutin melakukannya insyaAllah akan memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan penyakit dalam rangka menjaga kesehatan.

Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijamah yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk.
Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dijelaskan dalam hadist Bukhari:
Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas." (Hadist Bukhari)

JENIS BEKAM

Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah), yaitu menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Manfaat bekam kering ini antara lain untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatik, juga penyakit-penyakit penyebab kenyerian punggung. Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang dibekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari.

Bekam basah (Hijamah Rothbah), yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam (lancet), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Dan selama 3 jam setelah di-bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu saja

Sabtu, 13 Agustus 2011

Teknik Pengobatan Bekam, Bukan Beckham!


Oleh: Chika

Dalam mengobati penyakit, ada berbagai teknik pengobatan. Mulai dari obat-obatan dari dokter, obat alternatif seperti tumbuh-tumbuhan, sampai dengan pijat refleksi. Ada juga salah satu cara pengobatan yang cukup unik, yakni Bekam. Bekam adalah teknik pengobatan dengan cara membuang darah kotor dalam tubuh melalui permukaan kulit. Bekam juga biasa disebut hijamah, kop atau chantuk. Sedangkan dalam bahasa Inggris, disebut cupping, karena menggunakan cawan/mangkuk kecil sebagai medianya.
Terapi bekam telah dikenal sejak jaman Nabi Muhammad SAW. Terapi ini telah menyebar dari Timur Tengah, kemudian meluas ke Eropa dan Asia. Sekilas terapi ini terlihat menyeramkan karena dapat mengeluarkan darah dari tubuh. Namun tidak perlu takut, karena darah yang diambil berasal dari permukaan kulit (epidermis). Salah satu pasien yang menjalani bekam mengaku tidak sakit sama sekali. Bahkan terlihat rileks ketika diajak ngobrol.

Sebelum dibekam, pasien disarankan berpuasa atau tidak makan makanan berat 2-3 jam sebelumnya. Abu Nufal, salah satu ahli bekam menerangkan, terapi ini bertujuan membuang darah kotor dari tubuh, sekaligus menyembuhkan berbagai penyakit. Bekam dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit, seperti kanker, asam urat, darah tinggi, asma, dan jantung. Tak sedikit pula pasien pecandu narkoba yang menjalani terapi bekam dan berhasil. Seperti akupunktur, dalam terapi bekam juga dikenal istilah titik-titik aliran darah atau simpul syaraf yang berhubungan dengan penyakit tertentu. Titik yang pasti dalam bekam adalah disekitar leher belakang. Menurut Abu Naufal, di situlah tempat semua pusat saraf berkumpul.

Cara pengobatan bekam diawali dengan mengoleskan alkohol pada kulit yang akan dibekam untuk mensterilkan kulit. Jika pada bagian yang akan dibekam terdapat rambut atau bulu, maka akan dibersihkan atau dicukur terlebih dahulu.

Setelah itu kop bekam ditaruh di atas kulit, tepatnya di titik-titik tertentu yang akan diobati. Kemudian kop tersebut dihisap dengan mengunakan alat hisap (hand pump) dan dibiarkan selama lima menit. Setelah lima menit, kop dilepaskan. Saat itu warna kulit telah berubah menjadi merah dan kehitaman. Kemudian kulit ditusuk-tusuk dengan jarum atau disayat kecil-kecil menggunakan silet guna mengeluarkan darah kotor, lalu kembali dipasangi kop di tempat yang sama dan dihisap kembali.

Perlahan-lahan keluarlah darah kotor yang menggenangi kop. Darah yang keluar bisa bermacam-macam. Tergantung dari penyakit yang diderita. Biasanya penghisapan ini diulangi 2-3 kali hingga darah berhenti keluar.

Frekuensi melakukan bekam tergantung penyakit yang diderita, bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali. Bagi yang hanya ingin mengeluarkan darah kotor, terapi bekam cukup dilakukan 3 bulan sekali. Biasanya setelah dibekam, efek sampingnya adalah mengantuk, sehingga dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan setelah dibekam. Bekam juga tidak membuat kecanduan. Kebanyakan pasien tidak perlu bolak-balik untuk dibekam. Semua itu tergantung dengan penyakit yang diderita.

Abu Naufal sendiri mengaku telah mengobati sekitar 700 pasien. Ia bahkan pernah mengobati pasien dengan penyakit berat seperti diabetes, kanker kelenjar getah bening, kanker payudara dan jantung. Abu Naufal menerangkan, ia hanyalah membantu menyembuhkan, sedangkan kesembuhannya ada di tangan Sang Pencipta. Ia tidak bisa memprediksi berapa lama orang tersebut akan sembuh.

Abu Naufal menjelaskan bekam bukanlah pengobatan alternatif, melainkan pengobatan utama. Pengobatan bekam juga tidak menyita waktu. Hanya sekitar 30 menit sampai satu jam saja. “Bekam merupakan cara pengobatan yang dianjurkan, namun kesembuhan itu sendiri hanya berasal dari Yang Di-Atas,” pesan Abu Naufal.

Rabu, 10 Agustus 2011

Tanggung Jawab Tukang Bekam


Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada pasien bekam, maka secara hukum agama, tukang bekam tidaklah bertanggung jawab untuk memberi ganti rugi kepada pasien, asalkan dia membekam sebagaimana permintaan pasien dan pada diri tukang bekam tersebut terpenuhi dua syarat.

Pertama, telah bersikap profesional dalam melakukan bekam, sehingga bisa membekam dengan baik. Kedua, tidak kelewat batas dalam melakukan tindakan untuk kasus semisal yang ditanganinya.

Dasar hukum dalam masalah ini adalah hadits berikut, Dari ‘Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan praktik pengobatan padahal dia tidaklah dikenal menguasai dunia pengobatan, maka dia bertanggung jawab memberi ganti rugi jika pasien dirugikan.” (Hr. Abu Daud, no. 4586; Dinilai hasan oleh al-Albani)

Secara tidak langsung, hadits di atas menunjukkan bahwa jika seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang pengobatan melakukan praktik pengobatan dan dia tidak melakukan malpraktik, lalu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (dalam praktik pengobatannya), maka itu di luar tanggung jawabnya.

Minggu, 07 Agustus 2011

Sudahkah Anda Berbekam Bulan ini..?



Investasikan kesehatan anda lewat sebuah rutinitas yang dianjurkan Rasul. Ya, apalagi jika bukan terapi bekam. Melakukan terapi bekam seyogyanya bukan sekedar coba-coba. Anda yakin bahwa anda ingin sehat dan memilih sebuah usaha menjaga kesehatan yang dianjurkan Rasulullah saw.

Jika anda ingin sehat, anda harus komitmen untuk tetap menjaga kesehatan. Rutin melakukan terapi bekam, insyaAllah akan membawa hasil yang baik bagi kesehatan anda, dengan tentunya tidak lupa untuk mengimbangi dengan pola makan yang sehat, olah raga dan juga istirihat yang cukup.

Rutin melakukan terapi bekam, itulah yang semestinya dianjurkan. Rutin tidak harus satu pekan sekali. Melakukukan aktivitas rutin berbekam satu bulan sekali sudah lebih dari cukup. Sebaiknya anda membuat jadwal kapan jadwal ruitn anda melakukan terapi bekam.

Bicara tentang rutinnya berbekam, kita semua tentu setuju bahwa sesuatu yang dilakukan secara terus menerus walau sedikit itu lebih baik daripada melakukan hal yang besar yang dilakukan namun sekali. Sebagaimana kita berolah raga, melakukan olahraga yang rutin walau sebentar, itu lebih baik daripaa kita berolah raga berat namun hanya 1x.

Analogi lain seperti kita belajar. Pelajar yang baik adalah yang rajin belajar, dan tidak melakukan belajar ketika menjelang ujian saja.

Beberapa kasus yang sungguh amat disayangkan yang terjadi pada para pasien, ketika penyakit parah sudah menjelang, segala upaya perobatan yang melibatkan biaya yang cukup besar akhirnya dikeluarkan. Tentunya kita tidak ingin hal ini terjadi pada kita bukan?

Namun, walau bagaimanapun semua kembali kepada yang diatas. Hidup, mati, jodoh dan rejeki semua Allah yang mengatur. Kita hanya diminta untuk menjaganya.

Nah, Sudahkah anda berbekam bulan ini..?
Jasa Terapi Bekam
H. ANDY SUBANDONO
031-70520708 / 08155064444

Kamis, 04 Agustus 2011

Stress dan depresi



Keluhan : Depresi (tidak mau mandi, tidak mau pake baju, tidak mau makan, tidak kenal anak atau diri sendiri) Inginnya bunuh diri dan pikirannya macam-macam yang jelek-jelek. Banyak bisik-bisik (halusinasi, kepala sakit seperti mau pecah). Hasil terapi : Setelah di terapi 7x sudah mau mandi, mau makan, sudah mau beribadah lagi dan merawat anak-anak dan mau melakukan pekerjaan sehari-hari.  Ibu Rumaini (Vertigo dan Stress) 37 Tahun,Jakarta

Senin, 01 Agustus 2011

Sering pingsan & hilang keseimbangan


Wahyuni sudah 2 minggu diopname di Rumah Sakit semua pemeriksaan laboratorium telah dijalaninya termasuk CTScan dan MRI dan menurut ibunya hasilnya semua normal, Tapi Wahyuni tetap pingsan-pingsan. Akhirnya dikeluarkan dari Rumah Sakit dan dibawa ke Ear Candle Center dengan menggunakan kursi roda karena Wahyuni tidak dapat berjalan sendiri. Diruang terapi Wahyuni menjalani terapi Ear Candle selama 1 1/2 jam. Selesai terapi Wahyuni dapat berjalan sendiri dan keesokannya sudah bisa sekolah. 3 hari kemudian diterapi lagi dan Wahyuni sudah jalan sendiri dan pakai baju seragam sekolah. Terima kasih Ear Candle Center yang telah menyembuhkan penyakit pingsan-pingsan saya. Wahyuni (pingsan-pingsan di RS) 15 tahun – Jakarta

Jumat, 29 Juli 2011

Sehat Dengan Pengobatan Bekam



Masyarakat sekarang mulai kembali untuk malakukan pengobatan secara alami yang natural, yang salah satunya yaitu berbekam.
Proses bekam adalah mengeluarkan darah kotor pada tubuh dengan menggunakan cup (penghisapan/vakum) untuk membuang racun-racun yang ada pada tubuh manusia.

Menurut dr. Zaidul Akbar, proses bekam yang terbaik di lakukan pada tanggal 17,19 dan 21 setiap bulan dalam kalender Islam, serta jam yang terbaik antara pukul 13:00-15:00; karena saat itu kondisi tubuh (darah) sedang panas mendidih karena siang hari.

Bila di lakukan pada malam hari kurang bagus, tetapi bila seseorang tidak mempunyai waktu, ia bisanya di malam hari juga tidak apa-apa.

Tidaklah ALLAH menurunkan penyakit, kecuali IA juga menurunkan penyembuhannya, hanya saja ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahui.

Penyakit yang tidak ada obatnya di dunia ini adalah maut (kematian) serta ketuaan (menjadi tua dan tidak akan menjadi muda kembali).

Selasa, 26 Juli 2011

Sehat Alami



TERAPI SEHAT ALAMI
 
Bekam

nama lain: al hijamah (Arab), cupping (Inggris), ba guan (China)

Istilah bekam berasal dari bahasa melayu (yang diadaptasi juga dalam Bahasa Indonesia), yang berarti melepas (membuang) darah kotor (toksin) dan / atau angin dari badan.

Dari  Ibnu Umar, r.a  bahwa  Rasulullah  SAW  bersabda,
”Tidaklah aku melalui satu dari langit-langit yang ada melainkan para Malaikat mengatakan, ”Hai Muhammad, perintahkan umatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist (cendana india) dan syuniz (jintan hitam)”.

Menggambarkan pentingnya bekam, ulama terkemuka dari Kairo, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi menyatakan, ”Kalau suatu negara kefakiman ahli bekam, niscaya kebinasaan mengancam, yang berarti pula mereka menyerahkan dirinya kepada kebinasaan. Padahal Tuhan yang menurunkan penyakit, Dia juga menurunkan obatnya dan Ia membimbing umat manusia untuk menggunakan obat tersebut”.
Hal yang perlu dicermati, adalah bahwa Rasulullah SAW (dalam berbagai rekaman hadistnya) tidak pernah menanyakan balik tentang apa dan bagaimana melakukan bekam tersebut, sehingga dapat diartikan bahwa bekam sudah merupakan jenis pengobatan yang lazim (tidak asing) pada masa itu. Menurut data sejarah, pada 1550 SM, masyarakat Mesir kuno sudah mengenal bekam. Demikian pula dengan Yunani Kuno (413 SM). Rasulullah SAW memberikan kesempurnaan pada bekam dengan menunjukkan titik-titik yang sangat efektif dan efisien untuk pengobatan, yang kemudian dikenal sebagai titik-titik hijamah.

Ahmad bin Muhammad meriwayatkan dari Abu Muhammad bin Khalid, dari Abdullah bin Bukair, dari Zurarah bin A’yan, dari Abu Ja’far al Baqir yang berkata, “Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa bekam di bagian kepala akan menyembuhkan semua penyakit kecuali racun (yang dimaksud racun/as sam di sini adalah kematian)”.  Dari Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi SAW berbekam pada kepalanya yang sering pusing-pusing…. (HR. Bukhari). Di dalam hadits lain termuat: “Lakukanlah olehmu berbekam pada rongga kuduk, karena menyembuhkan tujuh puluh dua penyakit”. Segolongan dari mereka menganggapnya baik dan mengatakan bahwa hal itu bermanfaat terhadap penyembuhan masalah bola mata (konjungsi), kelebatan alis, dan kelebatan bulu mata, disamping bermanfaat pula terhadap kotoran kelopak mata. Sehingga tolok ukur utama hasil setelah berbekam adalah: mempertajam penglihatan (bahkan menormalkan bagi yang bermasalah mata), mencerdaskan otak dan membuat badan terasa ringan (karena peredaran darah lancar).
           
Hasil penelitian medis modern telah mendapatkan bukti yang menakjubkan para ahli, yaitu bahwa bekam ternyata hanya mengambil bagian darah kotor saja (sel darah merah yang abnormal, sampah kreatin, dan lainnya), sedangkan darah bersih, sel darah putih dan zat-zat penting lainnya tidak terusik. Beberapa penyakit yang sudah berhasil diatasi dengan bekam antara lain masalah: kolesterol tidak sehat, asam urat, diabetes, jantung, darah tinggi, stroke, kelumpuhan, syaraf, autis, narkoba, dll.

Sebelum berbekam, diharuskan untuk tidak makan dahulu (sekurang-kurangnya 4 jam, sebaik-baiknya 8 jam), tidak berhubungan suami istri dahulu setidaknya 24 jam sebelumnya, bagi perempuan tidak sedang haid atau hamil, tidak sedang pilek, beberapa hari sebelumnya sudah merutinkan minum madu dan jintan hitam serta mengawalinya dengan doa dan Basmallah. Sedangkan selama proses berbekam disarankan banyak membaca Ayat Kursi (QS 2:255). Rasulullah SAW juga menyampaikan agar kita tidak berbekam pada tanggal 13, 14, 15 setiap bulan hijriah atau pada hari Rabu dan Sabtu. Sedangkan waktu terbaik berbekam adalah setiap tanggal 17, 19, 21 setiap bulan hijriah.

Sabtu, 23 Juli 2011

Sehat Ala Nabi Dengan Therapy Bekam Dan Suplemen



NYANYIAN SYUKUR
Puji syukur total hanya milik Allah. DIA lah yang menurunkan penyakit dan DIA jugalah yang menurunkan Obatnya. Shalawat salam pada pemimpin terbaik sepanjang zaman Nabi Muhammad SAW yang telah mewariskan metode pengobatan penyembuh 72 macam penyakit atas izin Allah kecuali kematian. Terima kasih yang terdalam saya ucapkan kepada Ibu Puji dan Mas Izan yang telah memperkenalkan serta mengajarkan metode pengobatan Nabi ini. Ilmu ini tidak akan sia-sia, sampai mengalir pada tabungan amal kalian. Dan salam sayang pada kedua orang tua ku Ibunda Juhniar dan Ayahnda Maslani yang telah men support segala aktifitasku. Rasakanlah keberkahannya mengalir disetiap relung kehidupan kalian.

Ini adalah kali pertama saya menulis artikel, bukan beranjak dari sebuah” penguasaan” , tapi dari sebuah perasaan “keingintahuan” yang mendalam sehingga saya paham dan merapatkan barisan di Farmasi Islam. Indah rasanya jika kita mau kembali pada perobatan Islam. Allahuakbar!!!

Nilai GIZI dari tulisan sederhana ini:
1. Anda akan diajak “mengerti” apa itu Bekam
2. Anda akan disuguhkan Fakta Kehidupan
3. Anda akan mendapat solusi Cepat dan Tepat
4. Dan, Anda diajak untuk hidup sehat ala Nabi (back to nature)

Kita mulai SEKARANG.

APA ITU BEKAM?

Histori….
Sejak zaman Mesir kuno, pembersihan darah merupakan salah satu penyembuhan penyakit dengan cara pengeluaran darah dari dalam tubuh. Bangsa Arab, Bekam (Al-Hijamah ) sudah merupakan pengobatan sejak zaman sebelum Nabi Muhammad menggunakan Tanduk.

Istilah “bekam” diambil dari bahasa Melayu yang berarti “ pelepasan darah kotor”, dan dalam bahasa Arab disebut “Al-Hijamah” atau dalam bahasa inggris disebut “cupping”, sementara di Indonesia dikenal dengan istilah “kop” atau “cantuk”. Bekam adalah metode pengobatan Nabi SAW dengan cara detoksifikasi yaitu metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor dan darah beku (statis) yang ada dipermukaan kulit. ini disebabkan adanya penumpukan toksid ( racun) didalam tubuh yang berasal dari makanan dan minuman instan berbahan kimia seperti pewarna,pengawet, perasa/MSG buatan, zat pengembang, polusi udara dan obat-obatan berbahan kimia yang tidak dapat diurai oleh system pencernaan tubuh dan tidak dapat dikeluarkan melalui system pembuangan kotoran BAB.

Lalu apa yang akan terjadi jika darah beku tidak dikeluarkan dan mengendap ?

Diantaranya adalah :
Darah tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga dapat menimbulkan terjadinya penyempitan dan penyumbatan pada pembuluh darah. Akibatnya kerja jantung semakin berat dan tekanan darah semakin tinggi
-Bila tidak segera diatasi dapat menimbulkan pecahnya pembuluh darah (stroke)
- System kekebalan tubuh (imunitas) menjadi lemah sehingga tubuh mudah terserang berbagai macam penyakit.
- Tubuh terasa berat dan kekurangan tenaga

MACAM- MACAM BEKAM
Ada 4 macam jenis bekam, yaitu :
1. Bekam Basah / bekam darah ( Hijamah Rathbah atau Wet Cupping).
2. Bekam Kering atau Bekam Angin ( Hijamah Jaafah atau Dry Cupping )
3. Bekam Luncur ( pengganti kerokan )
4. Dan yang terakhir bekam tarik.

Terapi Bekam

LANDASAN HADITS
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda :

“Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari)

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda :

“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (bekam) dan fashdu (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)

Dari Ibn Ummar, RasulullahBersabda : “ tidaklah aku melalui satu langit yang ada, melainkan para malaikat mengatakan, Hai Muhammad, perintahkan ummatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan adalah berbekam”

TUJUAN BEKAM

Tujuan bekam diantaranya adalah :
- Bekam merupakan suatu pengamalan sunnah Nabi
- Penyembuhan penyakit
- Pencegahan penyakit
- Memulihkan dan meningkatkan system imuniti tubuh
- Membangkitkan saraf-saraf yang tidak aktif atau lemah
- Mengeluarkan racun dalam darah

BEBERAPA TITIK-TITIK BEKAM DAN KEAJAIBANNYA
- ‘Ala Ro’sun ( puncak kepala) : melancarlkan sirkulasi darah dibagian kepala. Bagi anda yang sering sakit kepala menahun, Vertigo, serangan sihir,stroke.
- Al- akhdain ( dua urat leher) : melancarkan darah ke bagian kepala. Bagi anda yang sering sakit kepala, p using, migrain, vertigo, daya ingat menurun
- Al- kaahil ( punduk ) : memperbaiki penglihatan. Bagi anda yang penglihatannya kabur dan mata sering lelah. Titik ini juga yang dimaksud Nabi sebagai titik ampuh untuk penyembuhan 72 penyakit.
- Al-katifain pundak ( bahu) : menormalkan tekanan darah , kadar asam, dan kolestrol. Bagi anda yang m,engidap penyakit hipertensi, asam urat, kolestrol dan sulit menahan emosi.
- Daerah Belikat : menormalkan kerja jantung dan pernapasan. Bagi anda yang mempunyai gejala berdebar-debar, mudah kaget, nafas pendek, mudah mengantuk, sulit tidur, dada kiri sakit bila di tekan.
- ‘Ala Warik ( di bawah tulang rusuk iga ) : menormalkan fungsi ginjal. Biasanya sering sakit pinggang dan ruas pangkal jari tangan terlihat gemuk.
- ‘Ala dzohril qodami ( kaki sebelah atas betis ) : melancarkan sirkulasi darah dibagian kaki. Gejala yang sering timbul adalah pegal, asam urat tinggi, stroke, kaki gajah. Indikasinya bisa dilihat dari kuku bergelombang , telapak tangan keras, biasanya telapak tangan ada bintik-bintik putih.

FAKTA KEHIDUPAN SEKARANG

Tahukah Anda?
- 1 dalam 4 orang akan mengidap KANKER/ PENYAKIT KRONIK
- Lebih dari puluhan juta rakyat Indonesia mengidap KENCING MANIS
- JUTAAN RAKYAT Indonesia dalam golongan OBESITI
- SAKIT JANTUNG merupakan pembunuh NOMOR 1 di dunia
- Kebanyakan orang mati dikarenakan STRESS
- Kebanyakan orang sakit karena “AIR MINUMAN”
- Lebih dari 14 juta penduduk Indonesia terkena penyakit DIABETES, dan diperkirakan tahun 2030 Indonesia diperkirakan bias mencapai 21,3 juta jiwa penderita diabetes dan menduduki urutan ke 4 di dunia
- Biaya kesehatan cukup tinggi, Rata-rata biaya kesehatan di Indonesia ± Rp. 5.000.000,- /th
- 80% professional, eksekutif, maneger, dan businesmen usia 30 – 45 Th yang bergaji 15 – 20 juta/bulan TERANCAM MISKIN, mereka terkena penyakit Degeneratif : jantung, liver, dan saudaranya.

Apa yang harus anda lakukan agar terhindar dari hal tersebut ?

THERAPY HOLISTIC SOLUSINYA

Dalam teori holistic, penyebab penyakit itu ada dua macam, yaitu :
Pertama: tubuh kemasukan toksid ( racun ) yang berlebihan.
Kedua : terjadinya kerusakan sel-sel pada organ-organ tubuh.

Untuk membersihkan racun dalam tubuh digunakan therapy bekam, sedangkan untuk memperbaiki sel-sel organ yang rusak yaitu dengan cara therapy herbal. Nah, inilah yang dinamakan Therapy Holistic. Apabila kedua masalah tersebut dapat diatasi, maka kesehatan seseorang insya Allah akan pulih kembali. Dalam pengobatan Nabi biasa melakukan Al-Hijamah, terkadang dengan Habbassauda’ karena dalam Habbassauda terdapat obat dari segala macam penyakit kecuali kematian. Nabi juga menggunakan Air Zam-Zam karena itu merupakan Air yang diberkati.

FAKTA ILMIYAH TENTANG BEKAM

Di ambil berdasarkan 300 penelitian yang dilakukan di Turki, Syiria, dan Jerman yang dilakukan oleh Dokter Muslim :
- Pada kasus darah tinggi, tekanan kembali menjadi normal
- Perbaikan irama jantung pada alat perekam jantung
- Penurunan kadar gula pada penderita kencing manis
- Peningkatan sel darah putih pada kasus infeksi paru-paru
- Penurunan asam urat
- Penurunan enzim liver dari kasus penyakit liver

TERNYATA DOKTER BARAT MENGAKUI KEAJAIBAN BEKAM

Dr. Miceel Reed Rach ( California ) : ia mengatakan bahwa bekam merupakan titik-titik berkhasiat sebagai panduan dalam perawatan diri dan panduan pengobatan umum. Dr. Kohler D ( 1990 ) jaringan ikat sebagai media fisik untuk menghantarkan energy pengobatan dengan Bekam. Dan Thomas Anderson juga seirama mengatakan bahwa ada 100 penyakit yang bisa diobati dengan Bekam. Dan penelitian yang terakhir ini sesuai dengan apa yang disabdajkan Nabi Muhammad SAW
“Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan dengan bekam ditengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 penyakit" ( HR. Thabroni )

Akhirnya…..
Mari kita kembali ke pengobatan Islami yang halalan thoyyiban.. Sehat itu bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan semua seakan tiada arti.
Saatnya kedokteran Islam Bangkit………….
Saatnya menghidupkan kembali Sunnah Nabi SAW………

“Katakanlah Jika Kamu Benar-Benar Mencintai Allah, Ikutilah Aku, Niscaya Allah Mengasihi Dan Mengampuni Dosa-Dosamu. Allah Maha Pengampun Maha Penyayang” QS. Ali Imran 31.

Rabu, 20 Juli 2011

Renungan Kita Semua



Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saatterakhir untuk event yangmenyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Sumber : www.motivasi.web.id

Minggu, 17 Juli 2011

Pusat Bekam Panggilan Sidoarjo



Terapi Bekam adalah sebaik-baik pengobatan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Fakta ini dinyatakan dalam Hadits Sahih Bukhari yang berbunyi : Dari Ibnu Abbas RA, nabi SAW bersabda :
“Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal, yaitu minuman madu, sayatan alat bekam, dan kay (pembakaran) dengan api, dan sungguh aku melarang umatku dari kay” (Shohihul Bukhari)

Kedahsyatan pengobatan bekam sangat bermanfat dan sekarang  kami hadirkan untuk Anda warga Sidoarjo dan sekitarnya berupa layanan panggilan bekam 24 jam (Call Center Bekam)
031- 7052 0708


Palayanan Prima yang mengutamakan aspek :
1.       Kehigienisan dan Sterilisasi Alat.
2.       Satu jarum bekam untuk satu pasien.
3.       Profesionalisme dalam pelayanan.

Hubungi Bekam Call Center Sidoarjo
031 7052 0708 atau SMS 081 5506 4444

Kamis, 14 Juli 2011

Prinsip Kerja dan Manfaat Bekam



Di luar negeri sudah banyak diteliti tentang cara kerja dan manfaat dari terapi bekam, seperti yang dilakukan oleh Dr.Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chichago, peraih penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural dan anggota Organisasi Pengobatan Alternatif di Amerika). Amir mengemukakan sisi ilmiah terapi bekam dalam majalah Arab Al-Ahrom edisi 218-2001. Menurut Amir, pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum kedokteran di Amerika. Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada tritik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur. Tetapi dalam akupuntur yang dihasilkan hanya perangsangan, sedangkan bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah.

Manfaat bekam juga dibenarkan oleh Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di majalah Al-Ahrom, Ahmad berujar, “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis. Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr.Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.

Dalam pengantar buku berjudul Bekam Sunnah Nabi dan Mukjizat Medis, Dr.Wadda,Amani Umar, memberikan penjelasan berbeda tentang cara kerja bekam. Menurutnya, di bawah kulit dan otot terdapat banyak titik saraf. Titik-titik ini saling berhubungan antara organ tubuh satu dengan lainnya sehigga bekam dilakukan tidak selalu pada bagian tubuh yang sakit namun pada titik simpul saraf terkait. Pembekaman biasanya dilakukan pada permukaan kulit (kutis), jaringan bawah kulit (sub kutis) jaringan ini akan “rusak”. Kerusakan disertai keluarnya darah akibat bekam akan ikut serta keluar beberapa zat berbahaya seperti serotonin, bistamin, bradiknin dan zat-zat berbahaya lainnya. Bekam juga menjadikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksai pada otot sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Anda berniat mencobanya?

Senin, 11 Juli 2011

Posisi Bekam


Posisi bekam dapat dilakukan dengan duduk atau berbaring menelungkup.

Posisi duduk lebih baik untuk peredaran darah, namun bagi pasien yang lemah dianjurkan dengan posisi berbaring.

Jumat, 08 Juli 2011

Modern Terapi Bekam di Amerika dan Eropa


Akhir-akhir ini penelitian tentang metode bekam / cupping banyak dilakukan. Penelitian meliputi mekanisme penyembuhan, cara kerja, serta manfaat kesehatan dari bekam. Salah satu penelitian yang mengemuka ialah  yang dilakukan oleh Dr.Amir Muhammad Sholih. Beliau adalah Dosen Tamu di Universitas Chichago, yang juga peraih penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural serta bagian dari anggota Organisasi Pengobatan Alternatif di Amerika.

Menurut beliau, pengobatan dengan bekam tengah dan telah dipelajari pada kurikulum kedokteran di Amerika. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh fenomena pengobatan bekam yang terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada titik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur.

Namun yang membedakan terapi bekam dengan terapi akupunktur ialah pada terapi tusuk jarum reaksi yang dihasilkan hanyalah sebatas perangsangan, sedangkan pada terapi bekam selain proses perangsangan, juga terjadi proses pergerakan aliran darah.

Hal senada diungkapkan oleh Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Beliau mengemukakan, “Riset juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis.”

Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr. Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.

Walau demikian, masih sedikit sekali informasi yang dapat mendukung terapi alternatif bekam dari aspek medis. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek samping yang dapat ditimbulkan dari terapi tersebut.

Tetap dianjurkan para pasien yang berminat untuk menjalani pengobatan bekam untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter. Karena disamping pengobatan pada klinik yang menyediakan layanan terapi bekam mendapatkan porsi kepercayaan masyarakat untuk menjadi bagian proses pengobatan penyakit, terapi ini belum ada unsur pendukung yang mengakreditasif kelayakan pengetahuan akademik kesehatan SDM yang melakukan terapi.

Oleh karena itu, diharapkan dimasa depan lebih banyak lagi penelitian yang meliputi terapi pengobatan alternatif yang murah meriah ini ditengah kemelut krisis global yang melanda.

Kamis, 07 Juli 2011

Pengobatan yang dicontohkan Rosulullah SAW


Abu Zubair meRiwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Setiap penyakit ada obatnya. Jika obat yang tepat diberikan dengan izin Allah, penyakit itu akan sembuh".
(HR. Muslim, Ahmad dan Hakim).

“BEKAM”
Perkataan "Al Hijamah" berasal dari istilah Bahasa Arab yang berarti "pelepasan darah kotor" dan bukan "Al Fashd" (pembuang darah). atau dalam bahasa Inggris disebut dengan "Cupping".  dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah "Bekam". Di Indonesia kita kenal denan istilah Kop atau Cantuk.

Bekam merupakan suatu teknik pengobatan Sunnah Rasulullah Saw yang telah lama dipraktekkan oleh manusia sejak zaman dahulu kala, kini pengobatan ini dimodernkan dan mengikuti kaidah - kaidah ilmiah, dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif sera tanpa efek samping.

Teknik pengobatan bekam adalah suatu proses membuang darah kotor (toksid-racun yang berbahaya dari dalam tubuh, melalui permukaan kulit. Toksid / toksin adalah endapan racun / zat kimia yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh kita. Toksin ini berada pada hampir setiap orang. Toksin - toksin ini berasal dari pencemaran udara, maupun dari makanan yang banyak mengandung zat pewarna, zat pengembang, penyedap rasa, pemanis, pestisida sayuran dll.

Kulit adalah organ yang terbesar dalam tubuh manusia, karena itu banyak toksid / racun berkumpul disana. Dengan berbekam dapat membersihkan darah yang mengalir dalam tubuh manusia. Inilah salah satu DETOKSIFIKASI (proses pengeluaran toksid / racun) yang sangat berkesan / mujarab serta tiada efek samping. Berbekam sangat berkesan untuk melegakan atau menghapuskan kesakitan, memulihkan fungsi tubuh / badan serta memberi seribu harapan pada penderita untuk terus berikhtiar mendapat kesembuhan.

Berbekam dapat menghilangkan rasa sakit pada bahu dan tenggorokan jika dilakukan pada bagian kuduk. Juga dapat menghilangkan sakit pada bagian kepala serperti muka, gigi, telinga dan hidung jika penyakit itu disebabkan oleh terjadinya penyumbatan pada darah atau rusaknya jaringan darah. Abu Ubaid menyebutkan dalam kitabnya "Gharibul Hadits"melalui sanad Abdurrahman bin Abi Laila :
"Bahwasanya Rasulullah Saw, melakukan bekam pada kepalanya dengan tanduk ketika disihir orang"

Berbekam juga sangat bermanfaat untuk mengobati orang yang keracunan makanan, bisa dan sejenisnya. lebih-lebih jika negeri itu adalah negeri panas dan terjadi pada musim panas. Kekuatan racun itu mengalir keseluruh tubuh melalui darah sehingga tubuh  berkeringat, racun sudah menjalar kejantung,maka yang keracunan itu tidak dapat tertolong lagi. Nabi Muhammad Saw memilih berbekam pada kuduk (tengkuk)nya karena tempat itulah yang paling dekat kepada jantung, walaupun materi racun itu tidak keluar keseluruhannya.Namun hal itu sudah cukup meringankan penderitaan orang yang keracunan itu.

Melakukan bekam dibawah dagu dapat menyembuhkan sakit gigi, sakit pada bagian wajah, kerongkongan dan pada urat leher, serta membersihkan kepala dan kedua telapak tangan.

Berbekam pada belakang tapak kaki (bagian atas tapak kaki) dapat menggantikan venesection sephena, yaitu urat besar pada mata kaki, menghilangkan kutil-kutil (borok) yang tumbuh di kedua paha, betis serta tulang kering. Dapat menghentikan keluarnya darah haid (terputusnya menstruasi) dan gatal-gatal buah testis (kantung kemaluan laki-laki).

Berbekam dibawah dada diatas perut dapat menyembuhkan bisul-bisul, kurap/kudis, dan panu yang ada di paha. Kaki yang sering kebas/linu, encok, penyakit bawasir (hermorhoid), penyakit kegajahan (kaki bengkak) atau elephantiasis, dan gatal-gatal pada punggung.

Sejak zaman mesir kuno lagi kaedah berbekam menjadi amalan bagi penyembuhan berbagai penyakit, seperti sawan (epilepsy), angin ahmal (stroke), hingga ke penyakit yang ringan seperti masalah kulit dan letih atau lesu. Perawatan ini tidak perlu diragukan lagi karena berdasarkan hadits-hadits yang banyak menerangkan kebaikan bagi orang yang mengamalkan bekam. Nabi Muhammad Saw merupakan insan yang pertama dibekam para malaikat dengan perintah Allah Swt sebelum Isra dan Mi'raj. Penjelasan dalam hadits Riwayat Ibnu Majah menerusi Katjir bin Salim.
Selama Aku Berjalan pada malam isra mi'raj bersama para malaikat, Mereka selalu berkata "Hai Muhammad, suruhlah umatmu berbekam".  
Jenis Bekam.
Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah), yaitu menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Bekam kering ini berkhasiat untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatik, juga penyakit-penyakit penyebab kengerian punggung. Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang di-bekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari. Dan Insya Allah sangat baik diolesi minyak Habbassauda dari HABBAT untuk menghilangkan tanda lebam pada kulit yang selesai di-bekam.

Bekam basah (Hijamah Rothbah), yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam (lancet), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Insya Allah bekasnya (kulit yang lebam) akan hilang 3 hari kemudian setelah diolesi minyak Habbatussauda dari HABBAT. Dan selama 3 jam setelah di-bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu .

Waktu Bekam.

WAKTU PALING BAIK UNTUK BERBEKAM Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : "Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu." (Diriwayatkan oleh Ahmad).

Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW : "Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah, karena itu bisa mematikan."

Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya. . .

Alat Bekam.

Ketika Rasulullah SAW melakukan bekam, beliau menggunakan kaca yang berupa cawan atau mangkuk. Dengan demikian jelaslah sudah bahwa teknik bekam dan peralatannya sudah ada dan dipraktekkan sendiri oleh Rasulullah.

Pada zaman China kuno, bekam disebut sebagai "pengobatan tanduk" karena tanduk menggantikan kaca. Pada abad ke-18, orang-orang di Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam . .

Kini peralatan yang digunakan sebanding dengan perubahan zaman, dan teknologi tinggilah yang diakui dan digunakan dalam pengobatan berbekam oleh para dokter di rumah sakit. . . .

Peralatan bekam yang digunakan oleh team Bekam:
•    Penghisap (hand pump).
•    Mangkuk (cupping set).
•    Pena Jarum (lancet device). Silet
•    Antiseptik (bahan sterilisasi seperti alkohol).
•    Sarung tangan kesehatan (rubber gloves).

Larangan Berbekam.
•    Orang tua renta yang sakit tanpa daya dan upaya.
•    Penderita tekanan darah sangat rendah (dianjurkan minum habbatussauda).
•    Penderita sakit kudis.
•    Penderita diabetes mellitus .
•    Perut wanita yang sedang hamil.
•    Wanita yang sedang haid.
•    Orang yang sedang minum obat pengencer darah.
•    Penderita leukemia, thrombosit, alergi kulit serius.
•    Orang yang sangat letih / kelaparan / kenyang / kehausan / gugup.

Anggota bagian tubuh yang tidak boleh di-bekam :
•    Mata
•    Telinga
•    Hidung
•    Mulut
•    Puting susu
•    Alat kelamin
•    Dubur
•    Area tubuh yang banyak simpul limpa
•    Area tubuh yang dekat pembuluh besar
•    Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka .

Manfaat Bekam.

Titik bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan pada organ dan syaraf bila di-bekam pada tempat gangguan, terutama karena gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam yang disukai Rasulullah SAW, yaitu :

Bekam atas dua urat leher : Mencegah sakit kepala. Mencegah sakit di wajah. Mencegah sakit gigi. Mencegah sakit telinga. Mencegah sakit hidung. Mencegah sakit kerongkongan.

Bekam pada tengkuk / kuduk : Mencegah tekanan darah pada tengkuk. Mengatasi rabun. Mengatasi benjolan di mata. Mengatasi rasa berat pada alis dan kelopak mata. Mengatasi penyakit mata lainnya. Mengobati lepra. Mengobati berbagai macam penyakit. Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa : "Rasulullah SAW pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher."
Bekam pada pelipis : Mengobati sakit kepala. Mengobati sakit di wajah. Mengobati sakit telinga. Mengobati sakit hidung. Mengobati sakit kerongkongan.

Bekam pada pundak : Mengobati penyakit di pundak. Mengobati sakit di leher. Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2 pelipis dan pundaknya.

Bekam di atas pinggul : Menghilangkan pegal-pegal. Menghilangkan kelelahan. Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan dari hadist Jabir bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam di bagian atas pinggulnya karena sakit pegal-pegal yang dideritanya.

Bagian lain tubuh boleh di-bekam sesuai tempat sakitnya selama bukan area yang dilarang di-bekam. 
Haruskah sebulan sekali kita di-bekam ? 
Jika kita ingin terbebas dari gangguan penyakit yang diakibatkan darah kotor atau sebagai tindakan penjagaan dan kewaspadaan kita terhadap penyakit, maka sangat baik bekam dilakukan sebulan sekali. Dan agar tubuh kita lebih sehat lagi, maka lebih baik setiap hari kita minum Habbatussauda dan Madu . .

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jadwal Sholat Indonesia