Custom Search

Minggu, 29 April 2012

khutbah keutamaan puasa

Ma’syiral Muslimin Rahimakumullah
Ibadah puasa memiliki keutamaan yang banyak. Ini menunjukkan bahwa ibadah puasa adalah salah satu ibadah yang sangat penting dalam ajaran Islam.
Di antara keutamaan puasa sebagaimana yang disampaikan oleh Nabi a adalah sebagai berikut:

Pertama, Allah mengkhususkan ibadah puasa untuk Diri-Nya.
Abu Hurairah y meriwayatkan dari Nabi a, bahwasanya beliau a bersabda,
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku, dan Aku yang langsung membalasnya. Ia telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena Aku.” (HR. Bukhari Muslim)
Hal ini menunjukkan kemuliaan ibadah puasa di sisi Allah, serta kecintaan Allah terhadap ibadah puasa. Karena ibadah puasa merupakan rahasia antara hamba dengan Allah, tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.
Sungguh sangat mungkin bagi hamba yang puasa untuk makan dan minum, karena tidak ada orang yang mengetahuinya. Tetapi hal itu tidak dilakukannya. Sebab dia yakin bahwa Allah pasti mengetahuinya, meskipun ia sendirian. Oleh sebab itu ia meninggalkannya, ikhlas semata-mata karena Allah. Sebab ia takut siksa Allah dan mengharap pahala-Nya. Karena keikhlasannya dalam ibadah puasa itulah, sehingga Allah memberinya pahala, dan mengkhususkan puasa untuk Diri-Nya, di antara ibadah-ibadah lainnya. Dan kekhususan pahala puasa ini akan benar-benar tampak dan dinikmati oleh orang yang berpuasa, terutama kelak pada Kiamat. Ia akan mendapat balasan dan pahala yang besar dari Allah Ta’ala.

Kedua, puasa adalah benteng dari perbuatan dosa dan benteng dari Neraka.
Dari Abu Hurairah y, Rasulullah a bersabda,
“Sesungguhnya puasa adalah benteng. Maka (ketika berpuasa) jangan berkata kotor dan berbuat bodoh. Jika ada seseorang yang mengajaknya bertengkar atau mencelanya, maka hendaknya ia berkata, ‘Sesungguhnya aku puasa’, dua kali.” (HR. Bukhari).
Puasa adalah komitmen kita untuk menahan diri dari sesuatu yang hukum asalnya halal, seperti makan, minum dan hubungan suami isteri, karena semata-mata mentaati Allah. Maka menjadi sesuatu yang sangat wajar, bila dalam puasa kita harus lebih mampu menahan diri dari sesuatu yang memang hukum asalnya haram. Seperti berkata kotor, bertindak bodoh, bertengkar dan bentuk-bentuk dosa lainnya. Dengan demikian puasa akan menjadi benteng kita dari perbuatan dosa.
Apabila puasa betul-betul sudah berfungsi sebagai pengendali dan benteng dari dosa, itu artinya ia menjadi orang yang taat kepada Allah. Dan orang yang taat kepada Allah, maka ia akan diberi benteng dan perlindungan dari api Neraka. Rasulullah a bersabda,
“Puasa adalah benteng dari Neraka, sebagaimana benteng salah seorang kalian dalam peperangan.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah shahih)

Ketiga, pahala puasa tidak terbatas dengan ukuran dan kelipatan tertentu, tetapi Allah memberinya pahala dengan tanpa batas.
Rasulullah a bersabda,
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku, dan Aku yang langsung membalasnya. Ia telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena Aku.” (HR. Bukhari Muslim)
Dalam hadis ini ditegaskan bahwa satu kebaikan itu dilipatkan balasannya menjadi 10 hingga 700 kali lipat. Kecuali puasa, jumlah dan kelipatan pahalanya dirahasiakan Allah. Hal yang menunjukkan besarnya pahala puasa dan bahwa Allah membalas ibadah puasa dengan tanpa batas dan perhitungan.

Keempat, puasa akan memberi syafa’at kepada pelakunya.
Rasulullah a bersabda,
“Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaa’at kepada hamba. Puasa berkata, ‘Wahai Rabbku, sesungguhnya ia aku tahan dari makanan dan syahwat pada siang hari, maka jadikanlah aku sebagai syafa’at baginya.’ Dan Al-Qur’an berkata, ‘Aku tahan dia tidur pada malam hari (karena membaca Al-Qur’an).’ Maka keduanya pun memberi syafa’at.” (Al-Mustadrak Alash Shahihain, 1/740)
Maka sungguh berbahagia orang yang puasa, dan puasanya diterima oleh Allah Ta’ala. Karena ibadah puasanya akan menjadi syafa’at dan penolong dirinya dari siksa Allah Ta’ala. Yaitu kelak pada hari di mana harta dan anak-anak tidak lagi berguna. Pada hari itu semua orang sibuk dengan dirinya sendiri, untuk mendapatkan naungan dan perlindungan dari siksa Allah Ta’ala.

Kelima, bau mulut orang yang berpuasa dalam pandangan Allah lebih wangi dari minyak kesturi.
Dari Abu Hurairah y, Rasulullah a bersabda,
“Demi Dzat yang jiwaku ada di Tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa, lebih baik di sisi Allah daripada wangi minyak kesturi. Ia meninggalkan makanan, minuman dan syahwatnya karena Aku (Allah).” (HR. Bukhari, 2/670)
Berubahnya bau mulut karena perut kosong dari makanan adalah bau yang tidak disukai oleh semua orang. Tetapi dalam pandangan Allah, ia lebih harum dan lebih wangi dari minyak kesturi.
Pada kelanjutan hadis, disebutkan alasannya, yakni semua itu dilakukan karena semata-mata ibadah dan ketaatan kepada Allah. Ia tidak malu dengan bau mulutnya, karena lebih mendahulukan ketaatan kepada Allah. Dan setiap perbuatan yang motivasinya adalah ibadah dan taat kepada Allah, maka ia akan dicintai Allah dan diganti dengan sesuatu yang lebih baik dan lebih utama.
Demikian pula halnya dengan orang yang berperang, jihad di jalan Allah. Ia berperang untuk meninggikan kalimat Allah. Maka nanti pada hari Kiamat ia akan dibangkitkan dalam keadaan terluka penuh darah akibat perang. Warnanya warna darah, namun baunya harum seperti minyak kesturi.
Hal yang sama juga terjadi pada orang-orang yang haji. Allah membangga-banggakan orang-orang haji yang sedang berada di Arafah kepada para malaikat dengan berfirman,
“Lihatlah kepada para hamba-Ku, mereka datang kepada-Ku dalam keadaan kusut dan berdebu.” (Hadis Shahih riwayat Ibnu Hibban dari Abu Hurairah y).
Padahal secara fisik, orang-orang haji yang sedang berada di Arafah tersebut dalam keadaan kusut masai dan penuh debu. Tetapi keadaan tersebut dicintai Allah, sebab ia merupakan manifestasi dari ketaatan kepada Allah. Mereka meninggalkan hal-hal yang dilarang dalam ihram, serta meninggalkan kemewahan dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka mereka dicintai dan dibanggakan oleh Allah.

Keenam, orang yang puasa memiliki dua kegembiraan; gembira saat berbuka dan gembira saat bertemu dengan Rabbnya.
Dari Abu Hurairah y. Rasulullah a bersabda,
“Orang yang berpuasa punya dua kegembiraan. Dia bergembira ketika berbuka, dan bergembira ketika bertemu dengan Rabbnya karena membawa puasa.” (HR. Bukhari).
Orang yang berpuasa gembira saat berbuka, karena dua hal. Pertama, dia bergembira karena mendapatkan nikmat mampu menjalankan ibadah puasa, di mana puasa adalah salah satu ibadah yang paling utama.
Kedua, dia bergembira karena dihalalkan kembali makanan dan minuman yang sebelumnya diharamkan waktu berpuasa. Ia bisa makan, sehingga laparnya hilang. Dan bisa minum, sehingga hausnya sirna.
Orang yang berpuasa juga gembira saat bertemu dengan Rabbnya. Sebab ia mendapatkan pahala yang sempurna bahkan tak terbatas, pada saat ia sangat membutuhkannya.

Ketujuh, orang yang puasa akan masuk Surga melalui pintu Ar-Rayyan.
Rasulullah a bersabda,
“Sesungguhnya di Surga ada pintu yang namanya Ar-Rayyan. Yang (masuk Surga) melalui pintu ini, pada hari Kiamat adalah orang-orang yang puasa. Tidak ada seorang pun yang masuk Surga melalui pintu itu selain mereka. Dikatakan, ‘Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Lalu mereka bangkit. Tidak seorang pun yang masuk (Surga) melaluinya kecuali mereka. Bila mereka telah masuk, pintu itu ditutup, dan tidak seorang pun masuk melaluinya.” (HR. Bukhari)
Sungguh merupakan kehormatan yang agung dari Allah, di mana orang-orang yang berpuasa diberi pintu khusus untuk masuk Surga. Sebuah kekhususan dan keistimewaan yang menunjukkan kemuliaan orang-orang yang berpuasa.

Kaum Muslimin Rahimakumullah
Orang-orang yang dijanjikan dengan keutamaan puasa sebagaimana yang kita uraikan adalah orang-orang yang bersungguh-sungguh menjaga ibadah puasanya.
Karena itu marilah kita melanjutkan tradisi puasa ini, tidak hanya pada bulan Ramadan, yang memang menjadi kewajiban kita. Tetapi marilah kita sambung dengan menjalankan puasa-puasa sunnah yang diteladankan oleh Rasulullah a. Baik itu puasa enam hari di bulan Syawal, puasa Senin Kamis, puasa tiga hari di setiap pertengahan bulan hijrah, puasa Arofah, puasa Asyura dan puasa-puasa sunnah lainnya.
Betapa banyak kisah para Salafush Shalih yang senantiasa menjaga puasanya. Para sahabat seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Abdullah bin Umar, Abdurrahman bin Auf y dan lainnya adalah para sahabat Rasulullah a yang cinta melakukan puasa-puasa sunnah. Para imam yang empat, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal adalah para ulama yang senang menjalankan puasa sunnah. Imam Nawawi rahimahullah adalah seorang ulama yang senantiasa menjadikan hari-harinya untuk puasa sunnah, kecuali pada hari-hari yang diharamkan. Demikianlah teladan para ulama Salaf kita.

Ma’asyiral Muslimin Rahimani wa Rahimakumullah
Begitu banyak keutamaan dan keistimewaan yang diberikan Allah kepada orang yang berpuasa. Karena itu wahai saudaraku kaum muslimin yang berbahagia, marilah kita bersungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya.
Marilah kita berpuasa dengan memperhatikan tuntunan Rasulullah a, di samping hendaknya kita bersungguh-sungguh untuk hanya ikhlas kepada Allah semata. Dengan demikian mudah-mudahan puasa kita diterima di sisi Allah, dan kita berhak untuk mendapatkan keutamaan-keutamaan puasa sebagaimana yang dijanjikan Allah.

Kamis, 26 April 2012

Gema Takbir, makin kreatif dan atraktif

Masyarakat Tebuireng dan sekitarnya tadi malam (16/11/2010) tumpah ruah ke jalan sepanjang 3 Km. Mereka mengikuti Gema Takbir yang dilaksanakan oleh Pesantren Tebuireng, diikuti oleh pesantren sekitar, TPQ, Remaja Masjid, dan masyarakat umum. Dilanjutkan dengan Festival Bedug. Praktis jalan Jombang-Malang/Kediri ini pun macet selama pelaksanaan festival. Anak-anak kecil, remaja dan orang tua kompak dan bersemangat mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil sepanjang jalan.

Dibuka oleh KH. Salahuddin Wahid pukul 07.30 WIB. dengan ditandai pemukulan bedug dan pesta kembang api. Festival takbir keliling diikuti oleh 38 kelompok sedangkan festival tabuh bedug diikuti 12 kelompok. Memperebutkan piala Pengasuh Pesantren Tebuireng dan hadiah utama seekor kambing.

Agenda yang sudah dilaksanakan rutin tiap tahun ini semakin hari semakin kreatif dan atraktif, masing-masing kelompok ingin menunjukkan penampilannya secara maksimal. Tampak mendominasi miniatur ka’bah dan masjid, bahkan terkait dengan berita yang sering muncul akhir-akhir ini ada peserta yang menamakan miniaturnya dengan Masjid Mbah Marijan. Miniatur tank tempur, gunung merapi yang sedang meletus, sekelompok remaja masjid beratraksi di atas sepeda roda satu, ada juga yang berpenampilan lucu, seperti santri Tebuireng putri tampil kompak dengan tanduk di kepalanya yang bisa menyala kerlap-kerlip.

Pagi harinya panitia kurban sudah menyiapkan 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing hasil sumbangan pada aghniya’. Shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid Ulil Albab, bertindak sebagai imam dan khatib, KH. Imron Jamil dari Tambakberas.

Senin, 23 April 2012

Tebuireng bersimbah darah dan penuh asap

Begitu masuk halaman Pesantren Tebuireng nampak darah berceceran, ratusan santri bergerombol mengerumuni sesuatu. Banyak orang dewasa memegang pedang dan pisau yang tajam. Begitu diteriakkan “Allahu Akbar” darah pun kembali muncrat dari leher sapi dan kambing. Yah, itulah penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di depan gedung KH. M. Yusuf Hasyim yang baru diresmikan 3 hari yang lalu.

Setelah melaksanakan shalat Idul Adha hari ini, 17/11/2010 Panitia Kurban nampak sibuk menyiapkan hewan-hewan yang akan disembelih. Acara dibuka oleh KH. Salahuddin Wahid yang ditandai dengan penyerahan pisau yang akan dipakai menyembelih kepada H. Masykur yang mendapat tugas untuk menyembelih. Diharapkan daging hewan kurban kali ini bisa sampai ke tangan mereka yang berhak menerimanya. Beberapa hari yang lalu Pesantren Tebuireng sudah memberikan bantuan ke korban gunung merapi melalui LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng) yang diantar secara langsung. Lebih kurang senilai Rp. 50 juta. Demikian di antara yang disampaikan oleh Gus Sholah.

Panitia kali ini bekerjasama dengan LSPT menyembelih 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Hal ini menunjukkan Pesantren Tebuireng semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk menyalurkan hewan kurban, karena dari tahun ke tahun jumlahnya semakin meningkat. Lebih dari 3.000 kupon diedarkan kepada masyarakat. Untuk menjaga ketertiban mereka akan datang ke Tebuireng secara bergelombang dengan waktu yang sudah ditentukan panitia. Penyembelihan akan dilakukan dalam 3 tahap (hari).

Nyate Bareng Santri

Sementara itu di belakang nampak ribuan santri sedang asyik membakar sate bareng-bareng. Dengan penuh antusias dan bergembira mereka membakar sate meskipun harus berjibaku dengan asap yang tidak menentu arahnya. Hari ini Tebuireng penuh dengan asap. Nampak semacam kuliner ala santri, ada yang hanya berbekal sebotol kecap dan kipas dan sekali mengusap keringat di wajah karena kepanasan. “Nanti saya kalau pulang akan jualan sate di rumah” teriak seorang santri, entah serius atau hanya bercanda.

Jumat, 20 April 2012

21 Pastur Luar Negeri “Nyantri” Di Tebuireng

Hari ini 21 pastur dari beberapa Negara “boyong”. Setelah selama 5 hari mereka “nyantri” di Pesantren Tebuireng.  Mereka adalah pastur dan calon pastur dari 10 negara ; Thailand, Vietnam, Myanmar, India, Australia, Singapura, Malaysia, Filiphina, Kamboja, Laos, dan Amerika Serikat. Mereka datang pada Minggu siang, 23 Januari kemarin. Selama di Tebuireng mereka menginap di Gedug KH. M. Yusuf Hasyim lantai 2.

Selesai diterima Gus Sholah di kediamannya, rombongan kemudian berkunjung ke makam Gus Dur. Di kompleks makam tersebut, para rombongan pastur tersebut tak segan-segan untuk duduk bareng dengan ratusan peziarah yang sedang berdoa layaknya warga Nahdliyin yang sedang  berziarah. Mereka juga berbaur dengan santri selama di Tebuireng. Usai berziarah mereka diajak berkeliling di lingkungan pesantren.

Selama di Tebuireng mereka akan belajar tentang perempuan dalam kebudayaan Islam, Javanisasi, dan pesantren. Selain itu mereka juga diajak berkunjung ke beberapa tempat. Di antaranya Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno, Klenteng Jombang, Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, serta Museum Majapahit di Mojokerto.

Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) menyambut baik atas kedatangan ke 21 pastur tersebut. “Saya justru senang dengan program mereka untuk belajar di pesantren ini. Selain itu, wacana tentang kerukunan antarumat beragama agar bisa berkembang di masyarakat,” kata Gus Sholah.

Jum’at pagi seusai para santri ro’an di lingkungan wisma masing-masing diadakan upacara pelepasan. Ada yang unik dari acara pelepasan ini, semua pastur mendapat kenang-kengan sarung yang langsung dipakaikan saat itu juga. Bahkan beberapa di antaranya masih memakai sarung ketika diantar menuju ke stasiun Jombang. Di antara mereka akan langsung pulang ke negaranya dan lainnya akan melanjutkan studinya di Jogjakarta dan Jakarta.

Selasa, 17 April 2012

KH. Salahuddin Wahid Rektor Baru IKAHA

Babak baru perjalanan Pesantren Tebuireng, khususnya IKAHA (Institut Keislaman Hasyim Asy’ari) Tebuireng Sabtu, 11/03/2011 dimulai. Dengan dilantiknya KH. Salahuddin Wahid sebagai Rektor untuk periode 2011-2015 menggantikan H.M. Mansyur Zawawi, SH. M,HI. yang telah habis masa jabatannya.

Pejabat rektorat baru yang dilantik yaitu:
1.    KH. Ir. Salahuddin Wahid (Rektor),
2.    Prof. Dr. H. Haris Supratno (Pembantu Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan),
3.    Drs. H. Muhsin Kasmin, MA. (Pembantu Rektor Bidang Keuangan, Kelembagaan dan Komunikasi).

Sedangkan pimpinan fakultas;
4.    Drs. H.A. Faruq Zawawi, M.Ag. (Dekan Fak. Syari’ah),
5.    Dimyati, M.EI. (Pembantu Dekan Fak. Syari’ah),
6.    Drs. H. Amir Jamiluddin (Dekan Fak. Dakwah),
7.    Anwari, M.Si. (Pembantu Dekan Fak. Dakwah),
8.    Drs. Choirul Anam, M.PdI. (Dekan Fak. Tarbiyah),
9.    Dr. Hj. Mardliyah, M.Ag. (Pembantu Dekan I Fak. Tarbiyah, dan
10. Drs. H. Zaenal Arifin Hasan, M.M.Pd. (Pembantu Dekan II Fak. Tarbiyah).   

Dengan tema “IKAHA Menuju Universitas Hasyim Asy’ari”, IKAHA bertekad untuk menata diri lebih maju. Sebagaimana diketahui pada awal berdirinya 44 tahun yang lalu, nama perguruan tinggi ini adalah Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY), namun seiring peraturan pemerintah namanya harus diubah menjadi institut. Kali ini IKAHA ingin kembali merubah namanya menjadi Universitas Hasyim Asy’ari, tentunya harus membuka jurusan umum.

“Tadi pagi saya menerima banyak SMS maupun twitter mengucapan selamat. Tadi pagi juga ada beberapa alumni yang menghadap saya, mereka kurang setuju saya menjadi rektor. Tapi saya tidak bisa mengelak dan menolaknya”. Demikian Gus Sholah mengawali sambutannya.  Menurut beliau diperlukan kelapangan yang luar biasa dalam hal ini. Gus Sholah mencontohkan Prof. Dr. H. Haris Supratno yang mantan Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini bersedia untuk menjadi Pembantu Rektor di IKAHA. Setidaknya ada tiga hal kunci kesuksesan; kerja keras dan cerdas, kerjasama semua stake holder, dan keikhlasan.

Sementara Prof. Dr. H. Haris Supratno dalam paparan ilmiahnya bahwa untuk menjadikan IKAHA menjadi Universitas Hasyim Asy’ari syaratnya harus membuka minimal 3 fakultas eksakta dan 2 fakultas ilmu sosial.  Tanpa meninggalkan 3 fakultas keagamaan (syari’ah, tarbiyah, dakwah) yang sudah ada, bahkan ketiga fakultas ini harus dikembangkan dan diperkuat.  Hal ini sudah dimusyawarahkan dalam rapat senat dan sudah disepakati secara bulat oleh forum.

Berdasarkan analisa lingkungan yang telah dilakukan, fakultas yang akan dibentuk adalah 1. Fakultas Teknik, 2. Fakultas Ilmu Kesehatan, dan 3. Fakultas Teknologi Informatika dengan berbagai program studi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan. Rektor baru diharapkan segera menyiapkan untuk kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka dan mengadakan MOU. Sedangkan 2 Ilmu Fakultas Sosial yang akan dibuka yaitu; Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pendidikan.

Sabtu, 14 April 2012

Film Dokumenter 1 Abad KH. A. Wahid Hasyim

Sesuai hitungan kalender Hijriah 6 Rajab 1432 H. atau 8 Juni 2011 M. akan diadakan peringatan 1 abad KH. Abdul Wahid Hasyim. Serangkaian acara akan digelar. Diantaranya adalah film dokumenter perjalanan KH.A.Wahid Hasyim yang merupakan tokoh nasional. Ayahanda KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang juga merupakan putra pertama KH. M. Hasyim Asy’ari pendiri NU dan Pesantren Tebuireng.

Terhitung dari tadi pagi pembuatan film di Pesantren Tebuireng dimulai, kesibukan sutradara dan kru pembuat film menarik perhatian para santri dan peziarah. Nampak beberapa santri juga dilibatkan untuk menjadi artis dadakan maupun pemeran figuran.

Sebagaimana dilansir beberapa media, di Aula Departemen Agama Jakarta, Jumat (8/4/2011), persiapan peluncuran film yang diberi judul “Cahaya dari Timur” ini dibuka oleh KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.”Secara hitungan Hijriah genap 100 tahun KH.A.Wahid Hasyim dan rangkaiannya akan banyak dilakukan dengan berbagai kegiatan,seperti bedah buku, film dan tokoh intelektual menulis mengenai Wahid Hasyim,” ujar Gus Sholah

Menurut KH. Salahuddin Wahid, Panitia Pusat 1 Abad KH Abdul Wahid Hasyim akan mengadakan serangkaian kegiatan di tiga bidang yaitu Keagamaan, Kajian Pemikiran dan Aktivitas Sosial yang dipusatkan di beberapa kota besar di tanah air antara lain Jakarta, Medan, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Jombang, Makasar.

Film dokumenter yang sedang digarap ini mengisahkan perjalanan KH. A.Wahid Hasyim dan karya yang mengungkapkan siapa Wahid Hasyim. Pembuatan Film dilaksanakan oleh Enje Movie dengan sutradara Ismail Sofyan Sani dan Anto Santoso. Pemerannya Gus Sholah, Elmanik,Acha Septriasa, Rahel Amanda, Revalina S dan Reza Rahardian.

Aisyah Hamid Baidlowi salah satu keluarga besar Wahid Hasyim mengucapkan banyak terimakasih atas pembuatan film dokumenter yang mengisahkan perjalanan KH.A.Wahid Hasyim.”Meski tidak banyak meninggalkan tulisan, namun pemikiran beliau banyak dikutip berbagai media pada masanya. Beliau yang mengusulkan perjalanan haji oleh swasta dan mencetak Al Quan sendiri di Indonesia,”ujar Aisyah.

Mantan Menteri Agama yang juga pahlawan nasional ini merupakan tokoh yang membuka jembatan ilmu umum dan ilmu agama sebagai satu kesatuan, sehingga tidak ada lagi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum.

Demikian dikemukakan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD pada peringatan 1 Abad KH. A. Wahid Hasyim di Sasana Amal Bhakti Kementerian Agama, Jakarta, Jumat sore (8/4). Peringatan tersebut ditandai launching film dokumenter KH A. Wahid Hasyim "Cahaya dari Timur." (Diolah dari beberapa sumber)

Rabu, 11 April 2012

"Aneh, Pesantren Dimata-matai, NII Tidak"

Adik Gus Dur ini mengaku sudah tiga tahun lalu ia melaporkan persoalan NII. Pertanyaan besar soal Negara Islam Indonesia (NII) meliputi benak pengasuh Pesantren Tebuireng, Salahuddin Wahid: mengapa pemerintah seperti membiarkan NII?

Sebab, bukan kali ini saja kelompok NII dilaporkan melakukan pemerasan dan penipuan. "Ini kan aneh. Pesantren nggak ngapa-ngapain dimata-matai, NII yang sudah jelas di depan mata dibiarkan. Ada apa ini?" Gus Solah mempertanyakan di Gedung Departemen Agama, Jumat, 29 April 2011.

Adik Gus Dur ini mengaku, sudah tiga tahun lalu ia melaporkan persoalan NII pada Ansya'ad Mbai, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teror; Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), dan kepolisian.

"Mereka sudah tahu tapi kenapa dibiarkan?" tanyanya.

Menurut Gus Solah, motif dan tujuan NII KW9 (Komandemen Wilayah 9) adalah memanfaatkan orang untuk mencari uang. "Dalam setahun katanya bisa sampai ratusan miliar rupiah."

Dia juga meminta aparat untuk menguak keterkaitan Pesantren Al-Zaytun dengan NII.

Soal dugaan adanya intelijen di balik awetnya NII, Gus Solah mengatakan sudah sejumlah orang yang mengatakan hal itu, termasuk pengamat terorisme, Al Chaidar. "Ini harus dijawab pemerintah, mudah-mudahan bukan intel. Tapi kalau ini proyek intel, kan keterlaluan banget," katanya.

Sebelumnya, dugaan adanya keterkaitan intelijen dengan NII dibantah oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto. Dia juga membantah keterlibatan TNI di balik gerakan yang disebut akan menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. "Kayak kurang pekerjaan saja TNI sama intelijen," ujarnya.

Kepala Badan Intelijen Negara, Sutanto, meminta masyarakat untuk tidak mengait-ngaitkan intelijen dengan Pesantren Al Zaytun. "Jangan berpikir pada masa lalu. Sekarang transparan. Masyarakat bisa melihat apa yang kami lakukan," ujar mantan Kapolri ini.

Laporan: Nur Eka Sukmawati, VIVAnews

Minggu, 08 April 2012

Kebersamaan dalam keanekaragaman

Budaya kebersamaan sangat menyolok dalam jaman Order Baru, hampir diseluruh pelosok bumi kita diwajibkan mengikuti keinginan pimpinan dalam hamper semua kegiatan, dimulai dari yang paling sederhana yaitu seragam sekolah, kegiatan masyarakat perdesaan  symbol/ slogan dicat diatas genteng, pagar halaman dengna warna sama,  idiologi Negara serta wajib penataran Pancasila dan lain-lain yang hampir semua kehidupan menyangkut masyarakat bersama ditanamkan paradigma kebersamaan itu. Nampaknya sangat baik, sehati-sepikir, kompak dalam meraih satu tujuan politis penguasa, dengan semangat kebersamaan membangun kekuatan untuk maraih tujuan.  Kenyataan yang tidak bisa diungkiri bahwa dengan kekuatan kebersamaan memang menampakan hasil yang diinginkan, sehinnga dirasa perlu dibudayakan dalam segala bidang yang memungkinkan untuk dijadikan milik, semangat dan  cara berpikir dalam ber-idiologi, berperilaku dan bertindak.

Konsep kebersamaan, akan memudahkan seorang pemimpin dalam menjalankan visi / tujuan , karena disitu akan mudah dipilah mana yang sepaham dan mana yang tidak sepaham. Kebiasaan yang menganut kebersamaan akan menyingkirkan yang berbeda atau dikucilkan dalam komunitas, sehingga hambatan akan terhindari, minimal mengurangi hambatan. Dalam menjalankan roda operational lebih pada otoriter, sehingga pemaksaan kehendak akan lebih berperan. Setiap yang berseberangan pendapat, akan dianggap pengkhianat yang harus disingkirkan melalui jalur hukum,  jika itu berada dalam lingkunagn berpolitik dan dianggap pengacau yang harus dikucilkan jika dalam komunitas karena tidak sepaham.

Fenomena dalam kebersamaan dalam meraih hasil bisa kita lihat dalam organisasi, perusahaan maupun bernegara bahkan dalam lingkup keluarga akan Nampak jelas hasil yang diinginkan. Apa yang menjadi tujuan akan diraih mudah tanpa memperhitungkan nasib, perasaan seseorang dalam mendukung program kerjanya atau taat peraturan main yang dijalankan. Hampir kompromis tidak mendapat porsi selayakya.

Ciri-ciri kebersamaan :

   1. Pemegang kekuatan sangat dominan.

Penganut sistim kebersamaan, mudah terbaca dengan pemimpinnya begitu kuat dalam segala hal, beda pendapat sulit dipersatukan, orang demikian selalu akan dianggap bersebrangan dengan pemimpin, akibatnya penyingkiran atau dikucilkan akan terjadi bagi mereka yang beda pendapat.

   2. Tujuan / visi sangat jelas.

Dalam meraih tujuan atau visi, sistim kebersamaan akan lebih mudah diraih, karena tidak ada alternative lain berhasil atau gagal total menjadi prinsip kerja kebersamaan.

   3. Disiplin kerja sangat ketat.

Kedisiplinan kerja sangat tonjol, karena semua diukur dengan tepat waktu, tanpa kompromis. Bagi yang melanggar aturan, pasti dikenakan ganjaran setimpal dengan pelanggarannya.

    4. Kompromis hampir tidak ada.

Kompromis dalam kebersamaan hampir tidak ada ruangnya, semua akan dinilai taat atau murtad, sebagai kesetiaan terhadap pemimpin, idiologi atau sumpah setianya.

   5. Suasana kerja tegang.

Ketegangan hampir terjadi dalam setiap bidang, saling mencurigai satu dan lainnya sungguh dirasakan setiap orang.

   6. Tertutup

Tertutup karena tidak setiap orang boleh memahami kebijaksanaan yang diambil, rapat-rapat rahasia sering dilakukan, dengan maksud tidak terjadi pemboikotan oleh yang tidak sepaham. Bahkan dalam satu team pun sering terjadi saling mencurigai, khususnya dalam menyimpan rahasia.

   7. Hubungan individu, penuh rahasia.

Hubungan individu sering membuat team kurang kompak, masing-masing memegang rahasia sendiri yang sulit untuk dipahami orang lain. Kadang dari tampang luar kelihatan sangat ramah, namun dalam keramahan ada tujuan yang akan diarih !

Keuntungan mengikuti teori kebersamaan :
   1. Visi akan lebih jelas
   2. Pemacuan semangat kerja cukup signifikan
   3. Keberhasilan lebih mudah diraih

Kelemahan   teori kebersamaan :

   1. Mudah terjadi pemberontakan terhadap pemimpin, karena kesetiaan terhadap pemimpin hanya lahirah, bukan kesetiaan yang tulus. Sehingga ada kesempatan untuk berontak ia akan memberontak.

   2. Keinginan hati dan sikap sering berlawanan, perilaku ini sangat menonjol, karena semuanya dilakukan hanya keterpaksaan untuk memenuhi kebutuhan semata-mata. Melakukan hanya sebatas menjalankan tugas, sikap monoton sangat kental.

   3. Melakukan tidak tulus, karena terpaksa. Karena tidak sesuai dengan keinginan hati, maka sikapun ditunjukan asal-asalan saja, asal bapak senang ! prestasi yang menonjol hampir tidak ada.

   4. Idea bagus  selalu terlewatan, hampir tidak ada inovasi baru. Akibat kebersamaan, hampir idea bagus terkubur, kesempatan banyak terlewatkan karena tidak ada ruang gerak yang mendukung.

   5. Kehilangan tenaga potensi, karena individu hanya bertahan  disebabkan  belum mendapatkan kesempatan, jika kesempatan ada, pasti ia akan meloncat.

   6. Kreativitas, terpacung. Kebersamaan biasanya sulit menerima perubahan, karena lebih aman jika kondisi yang ada dipertahankan. Karena perubahan merupakan suatu pekerjan yang merepotkan, dan menghilangkan budya yang sudah tertanam baik.

   7. Perubahan adalah ancaman, karena perubahan adalah ketidakpastian. Maka perubahan dirasakan suatu ancaman bagi yang telah drasakan baik. Lebih rasa aman bertahan dalam kondisi yang sudah nyaman.

Kesimpulan dampak dari kebersamaan

   1. Membentuk budaya yang kuat dan sangat sensitive terhadap keragaman, bisa dilihat dalam dunia organisasi maupun dalam dunia politik, selalu yang berseberangan akan dianggap musuh yang berbahaya, sehingga harus disingkirkan, bahkan bisa menggunakan cara yang sangat diluar kemanusiaan.

   2. Psikologis bagi kebersamaan, adalah sangat mendambakan kebebasan, begitu kebebasan diberikan, maka meluap menjadi-jadi. Contoh yang sangat mudah yaitu baju seragam. Begitu ada peraturan yang membebaskan berpakaian seragam sehari saja, maka kesempatan ini digunakan semaksimal mungkin dengan pakaian yang dirasakan terbagus untuk dikenakan. Kebanggaan akan terasa begitu menyenangkan. Berakhirnya Order Baru, membangkitkan demokrasi yang menjadi-jadi diseluruh bumi Indonesia, menunjukansuatu luapan kebebasan yang terbelenggu selama 30 an tahun lamanya.

   3. Dunia pendidikan, karena Unas sebagai penentu satu-satunya, berdampak pada kemajuan dunia pendidikan terhambat, demokrasi pendidikan tidak pernah terjadi. Karena semua harus diatur oleh pusat dan menghadapi unas. Sekaligus penentu kelulusan. Bagi daerah atau sekolah yang ingin maju dan mereformasikan pendidikan yang berkualitas terhambat, hanya dibuat alasan biaya mahal, kesenjangan pendidikan akan terjadi. Apakah perkembangan pendidikan harus menunggu hingga seluruh penduduk Indonesia memiliki tingkatan yang sama, kemampuan yang sama, ekonomi yang sama dan sumber daya manusia yang sama kualitasnya barulah menanjak bersama-sama ? Tidak ada jalan yang lebih baikah bagi pemerintah mengatur yang kurang dalam segalanya untuk dibantu tersendiri ( anggaran pendidikan sebesar 20%, kenapa tidak dialokasikan sebagai  prioritas bagi daerah ketinggalan ? ), tanpa harus menghambat yang ingin maju lebih dulu. Apakah salah orang yang mau maju harus menanti yang ketinggalan hingga dimampukan ?

   4. Budaya kebersamaan, membuka peluang orang pintar / cendekiawan lari  dan mencari nafkah diluar negeri, karena mereka belajar dengan biaya mahal di negeri orang, kembali di negeri sendiri tidak diakui. Contoh dokter lulusan luar negeri, sulit bahkan tidak mendapatkan ijin praktek di negeri sendiri. Apa yang terjadi banyak pasien Indonesia yang berobat keluar negeri ( Singapaore, Amerika dan Australia dan banyak dinegara lain ), ujung-ujung nya bertemu  dokter-dokter Indonesia yang praktek di LN.

   5. Budaya kebersamaan menutup peluang bagi yang kreatif dan inovatif. China Negara yang paling baik dibuat contoh, saat dibawah pemerintahan Mao Zte Tong, kebersamaan sangat kuat, melanggar sedikit saja sudah harus menghadapi kematian, China adalah negeri miskin yang memiliki hutang pada uni Soviat pada saat itu. Setelah perubahan , kekuasaan pindah ke tangan Teng Xiao Ping, pintu kebebasan dibuka, perkembangan selama 30 tahun China merupakan Negara yang memiliki cadangan devisa terbesar, memiliki kemampuan ekonomi yang luar biasa.

   6. Indonesia sudah memasuki alam demokrasi 20 tahun lamanya, bisakah kita bayangkan budaya kebersamaan masih tertanam kuat didalam pejabat petinggi kita ?  Tokoh-tokoh politik kita ? Paradigma dan  perilaku pemimpin-pemimpin kita dalam pemerintahan maupun organisasi social ataupun dunia usaha maupun dunia pendidikan. Peraturan-peraturan yang berlaku masih berbau kebersamaan. Misalnya budaya karier ( sulit menerima orang luar ), Kelulusan dan angkatan  akan menjadi syarat utama. Jika terjadi penyimpangan, akan terjadi ketidak nyamanan hati yang berpengaruh pada kualitas kerja. Dalam dunia pendidikan sumber daya manusia kita sangat sulit untuk diajak maju, karena dari awal dididik bahwa  siswa sebagai object belajar, kemudian diubah dengan metode siswa sebagai subject belajar ( KTSP ), itupun merupakan suatu pekerjaan yang sulit. Bukankah mereka sudah dilatih dan  lulus kwalifikasi. Apa hasilnya ? Karena masih sulit untuk mau merubah kebudayaan yang sudah diterima. Dalam dirinya tertanam konsep yang sudah kuat, sehingga apapun yang dirasakan baik, masih sulit untuk diterimanya.

   7. Keberhasilan dalam meraih tujuan, memang diakui, namun keberhasilan itu tidak sebanding dengan korban yang ditanggung oleh begitu banyak orang, bahkan jika dicermati, untuk mengawali perbaikan sejak memasuki alam demokrasi sudah berjalan 20 tahun, belum menampakan hasil yang signifikan. Demokrasi kita masih ditunggangi oleh mereka yang bertahan dalam kebersamaan, namun mengatasnamakan demokrasi. Betapa rendahnya nilai demonstrasi memperjuangan demokrasi dengan money politis, hanya karena kurang bisa menerima keaneka ragaman yang jujur.

   8. Pemberantasan Markus yang terjadi di Negara tercinta, begitu sulitnya seseorang mau keluar dari perbedaan. Seandainya seorang pejabat X terlepas  ada kesalahan atau sakit hati, ia mau membongkar kebobrokan yang terjadi di institusinya, itupun ia harus dikucilkan dipojokan oleh komunitas di institusinya, dianggap pengkhianat, dianggap manusia murtad, tidak menghargai institusi. Sebenarnya bukan tidak menghargai institusi, bukan rahasia lagi semua tahu bahwa ia dianggap tidak menghargai lagi teman-teman di korps-nya yang memiliki kebersamaan ( sama-sama korupsi ). Kadang bisa dianggap manusia aneh didalam komunitasnya. Kebersamaan sudah menjadi budaya kelompok, bukan lagi hanya  budaya pribadi.

   9. Kebersamaan tidak memicu semangat kerja, yang terjadi sangat pasif, menunggu perintah, mengerjakan rutinitas, tidak mau repot-repot. Karena tidak ada yang menarik, semua diperlakukan sama. Perasaan ini sudah pasti mematikan kreatif dan innovative.

  10. Hubungan keluarga, orang tua yang suka memaksakan kehendak pada anaknya, khususnya dalam melarang atau memaksakan anaknya memilih jurusan sekolah yang sesuai selera,   mencari jodoh sesuai keinginan termasuk pemaksaan mengikuti budaya turun temurun. Hampir tidak pernah dipikiran kebahagiaan, keinginan yang menurut ukuran anaknya adalah sepadan. Segala sesuatu diukur dari pemikiran sendiri. Bahkan berbagai ancaman yang membuat anak tidak berdaya untuk melawan. Tidak heran banyak anak muda yang nekad melakukan sesuatu yang kurang terpuji, demi mencari kebebasan dalam memenuhi keinginan sendiri ( nikah lari, hamil diuar nikah, depressi berat bahkan bunuh diri ).

Jika boleh dilukiskan emosi seseorang yang berada dalam kebersamaan, bisa anda renungkan saat anda berada di tengah-tengah padang pasir yang luas, tanpa melihat sebatang pohon atau rumput yang tmbuh. Perasaan apa yang terjadi ? Yang pasti berbagai perasaan akan terjadi adalah sedih,  kesepian, perasaan kosong, membosankan, tertekan yang terakumulasi dengan despressi berat. Keinginan berontak untuk lepas dari kondisi sangat kuat. Begitu ada kesempatan / pengharapan, seperti melihat adanya sumber air dipadang pasir yang luas, maka luapan perasaan untuk bisa berubah itu akan menjadi-jadi, seperti burung lepas dari sangkarnya

Kamis, 05 April 2012

MEMULIAKAN ANAK YATIM SALAH SATU PINTU MASUK SURGA

UNTUK SESEORANG YANG INGIN MENEMANI NABI DI SURGA

Saudaraku muslim ! Masuk surga adalah kesuksesan paling tinggi yang diraih oleh orang-orang yang beriman. Bagaimana pula dengan menemani Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam didalamnya? Itu adalah derajat yang akan diraih oleh orang-orang yang menyantuni anak yatim.

Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِيْ الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَابَةِ وَالْوُسْطَى وَ فَرَجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

 “Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini”, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. [HR. Bukhori].

Imam Ibnu Bathol rohimahulloh berkata : “Orang yang mendengar hadis ini wajib melaksanakannya, agar ia bisa menjadi sahabat Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam di surga. Di akhirat, tidak ada kedudukan yang lebih utama dari itu.” Al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahulloh berkata : “Isyarat ini cukup untuk menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada anak yatim dan kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan jari telunjuk dengan jari tengah.”

Saudaraku muslim ! Tahukah anda, apa hasil yang akan diperoleh dengan menyantuni dan mengasihi anak yatim, apa sikap  anda, saudaraku, terhadap kebaikan ini ? Jika anda termasuk orang-orang yang mampu, apakah anda pernah berpikir untuk menyantuni seorang anak yatim, sehingga anda bisa menjadi sahabat nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam di surga. Untuk menyantuni anak yatim anda tidak harus memiliki kekayaan yang melimpah. Melainkan, siapa yang memungut seorang anak yatim, memberinya makanan dengan makanan yang sehari-hari yang dimakannya, memberinya minum dengan minuman yang bisa diminumnya, maka ia akan memperoleh kedudukan tersebut.
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

مَنْ ضَمَّ يَتِيْمًا بَيْنَ أَبَوَيْنِ مُسْلِمَيْنِ فِيْ طَعَامِهِ وَ شَرَابِهِ حَتَّى يَسْتَغْنِيَ عَنْهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ...

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].

MULIAKANLAH ANAK YATIM, NISCAYA HATIMU MENJADI LUNAK DAN KEBUTUHANMU AKAN TERPENUHI..BUKTIKAN!

Saudaraku muslim ! Jika anda mengeluhkan hati anda yang keras, maka menyantuni anak yatim merupakan sarana yang bisa menjadikan hati lunak. Ia adalah obat yang diwasiatkan oleh Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam yang telah diutus dengan membawa petunjuk dengan kebenaran Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam.
Diriwayatkan oleh Abu Darda’ rodhiyallohu ‘anhu   yang berkata :

أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ رَجُلٌ يَشْكُوْ قَسْوَةَ قَلْبِهِ, قَالَ : أَتُحِبُّ أَنْ يَلِيْنَ قَلْبُكَ, وَ تُدْرَكَ حَاجَتُكَ ؟ اِرْحَمِ الْيَتِيْمَ, وَامْسَحْ رَأْسَهُ, وَأَطْعِمْهُ مِنْ طَعَامِكَ, يَلِنْ قَلْبُكَ, وَتُدْرَكْ حَاجَتُكَ

 “Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya : sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR Thobroni, Targhib, Al Albaniy : 254]

Saudaraku Muslim ! Sesungguhnya, mengasihi anak yatim merupakan sarana untuk melunakkan hati dan mengupayakan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan. Sebab, orang yang mengasihi anak yatim telah memposisikan diri seperti ayahnya. Seorang ayah, secara naluriyah memiliki karakter sayang dan mengasihi anak-anaknya. Adapun orang yang mengasihi anak yatim memiki satu sifat lain, yaitu mengasihi anak yang bukan anak kandungnya. Barang siapa keadaannya seperti itu maka dihatinya terhimpun sarana-sarana yang bisa melembutkan hatinya, sekalipun sebelumya merupakan hati yang keras.
Tidak diragukan lagi ini merupakan obat yang mujarab. Anda tidak akan pernah mendapati orang yang menyantuni anak yatim, kecuali pasti memiliki hati yang pengasih.
Kebalikan dari ini, anda tidak akan menjumpai seorangpun yang tidak mengasihi anak yatim, kecuali ia memiliki hati yang keras dan berakhlak buruk.

Manfaat lain dari tindakan mengasihi anak yatim yang telah dikabarkan oleh nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam kepada seorang yang bertanya kepada beliau adalah : bahwa meyantuni anak yatim merupakan sarana terpenuhimya kebutuhan dan terwujudnya apa yang dicari. Sesungguhnya, orang yang berbuat kebaikan kepada anak orang lain adalah orang yang telah memasukkan rasa gembira dihati mereka. Tidak diragukan lagi, Alloh pasti tidak akan menyia-nyiakannya, karena Alloh Ta’ala Maha Pengasih dan Mencintai semua orang yang pengasih.

Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ تَبَاركَ وَتَعَالى اِرْحَمُوْا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِيْ السَّمَاءِ

“Orang-orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta’ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit.” [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah : 925].

Diantara anugrah yang Allah berikan kepada penyantun anak yatim, yaitu :
1. mengundang rezeki dan melimpahnya keberkahan
2. berkedudukan dekat dengan Rosulullah di surga (HR. Bukhori)
3. menjadikan rumah tangga yang paling dicintai Allah (HR Thabrani)
4. melunakkan hati dan memenuhi kebutuhan (HR Thabrani)
5. diharuskan masuk surga (HR Tirmidzi)
6. melepaskan label pendusta agama (Al Ma’un :1-3)

Misalnya kisah dari Halimatus Sa’diyah (Ibu Panti pertama) setelah menyusui satu ruh yang berkah (Rosulullah SAW), keledai beliau mampu mengejar dan melampaui semua hewan milik orang yang datang sebelumnya, atau kisah dari seorang tunanetra yang mampu mencukupi semua kebutuhan istri dan 4 anaknya ditambah seorang anak yatim dengan hanya mengandalkan keahliannya sebagai tukang pijat, atau kisah dari seorang yang berumur 30 lebih, bertemu jodohnya dan menikah setelah menyantuni anak yatim.

Saudaraku muslim! Kasihilah anak yatim, niscaya Alloh akan memperbaiki urusan dunia dan akhiratmu.

Senin, 02 April 2012

Sejarah berdirinya Israel

Gerakan antisemit di seluruh dunia melahirkan reaksi balik berupa gerakan Zionisme sedunia, yang digagas oleh Dr. Theodore Herzl (1896), seorang Yahudi Hongaria di Paris. Menurut Herzl, satu-satunya obat mujarab untuk menanggulangi antisemitisme adalah adalah dengan menciptakan suatu tanah air bagi bangsa Yahudi.

Melalui pamfletnya yang berjudul “Der Yuden Staat,” Herzl mulai mempropagandakan cita-citanya tersebut. Awalnya Herzl belum menegaskan di mana letak tanah air bangsa Yahudi akan dibangun. Mula-mula disebut Argentina atau Palestina. Tetapi dalam kongres kaum Zionis pertama di Basel, Swiss tahun 1897, mereka menetapkan Palestina sebagai pilihannya.

Alasan pemilihan Palestina adalah latar belakang historis untuk mengembalikan ”Haikal Sulaiman” yang merupakan lambang puncak kejayaan Kerajaan Yahudi di tanah Palestina (sekitar 975 – 935 SM). Maka, sejak 1930 eksodus Yahudi dari Eropa ke Palestina meningkat tajam, terutama pada Era Nazi Jerman (Perang Dunia II).Berdirinya Israel tidak lepas dari keruntuhan khilafah. Khalifah Turki Utsmani Sultan Abdul Hamid sebagai penghalang terbesar diturunkan sebagai Khalifah oleh gerakan Turki Muda.

Waktu itu, tahun 1909, Sultan Abdul Hamid mengeluarkan pernyataan keras kepada Yahudi: ”Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini, aku tidak akan menerima tawaran itu. Tiga puluh tahun lebih aku mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah dirintis oleh nenek moyangku, para Sultan dan Khalifah Uthmaniyah. Sekali lagi aku tidak akan menerima tawaran kalian!” Tidak heran kalau kemudian Yahudi berkonspirasi menghancurkan Sultan Abdul Hamid.

Pada Perang Dunia I (1914-1918), Turki Utsmani bergabung dengan Poros Central (Jerman, Austria-Hungaria) melawan Sekutu. Namun pada 1916, Inggris dan Prancis berkongkalingkong untuk membagi wilayah Timur Tengah dan terkenal dalam Perjanjian Sykes Picot. Dalam Deklarasi Balfor tahun 1917, Inggris mendukung pembentukan Negara Yahudi di tanah Palestina.

Berikut adalah isi surat dari Arthur James Balfour yang berdiri di belakang perjanjian laknat itu. ”Lord Rothschild yang terhormat, saya sangat senang dalam menyampaikan kepada Anda, atas nama Pemerintahan Sri Baginda, pernyataan simpati terhadap aspirasi Zionis Yahudi yang telah diajukan kepada dan disetujui oleh Kabinet. Pemerintahan Sri Baginda memandang positif pendirian di Palestina tanah air untuk orang Yahudi, dan akan menggunakan usaha keras terbaik mereka untuk memudahkan tercapainya tujuan ini, karena jelas dipahami bahwa tidak ada suatupun yang boleh dilakukan yang dapat merugikan hak-hak penduduk dan keagamaan dari komunitas-komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina, ataupun hak-hak dan status politis yang dimiliki orang Yahudi di negara-negara lainnya . Saya sangat berterima kasih jika Anda dapat menyampaikan deklarasi ini untuk diketahui oleh Federasi Zionis.”

Tahun 1918, Palestina jatuh. Jendral Allenby merebut Palestina dari Khilafah Turki Utsmani. Setahun kemudian, secara resmi mandat atas Palestina diberikan kepada Inggris oleh LBB. Pada tahun 1947, PBB dengan sewenang-wenang membagi dua wilayah Palestina. 1948 menjadi tahun bersejarah bagi Yahudi karena merupakan tahun deklarasi pembentukan Israel. Tepat hari berakhirnya mandat dan penarikan pasukan Inggris dari Palestina dideklarasikan Pendirian Negara Israel, 14 Mei 1948.

Ada beberapa perang yang pantas diingat dalam sejarah berdarah Yahudi. Pada 1948 ada Perang Arab Israel I. Mesir, Jordania, dan Syria masing-masing menduduki Gaza, Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan. Pada 1967 terjadi Perang 6 Hari, Mesir, Jordani, Syiria menyerang Israel, tapi justru kehilangan ketiga daerah hasil perang 1948 bahkan Gurun Sinai lepas dari Mesir. Dan pada tahun 1973 terjadi Perang Yom Kippur, Mesir dan Syria menyerang Israel. Diikuti embargo minyak kepada negara-negara Barat.

Tapi pada tahun 1978 dalam Perjanjian Camp David, Mesir mendapatkan kembali Gurun Sinai dengan syarat tidak lagi memerangi Israel. Gaza, Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan tetap dalam kontrol Israel. Puncaknya pada tahun 1992 dibuat Perjanjian Oslo. Pengakuan PLO atas eksistensi Israel dan penunjukkan PLO sebagai otoritas resmi atas Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sejak saat itu Israel semakin berdiri kokoh di tanah jajahannya, Palestina.

Jumat, 30 Maret 2012

Rokok, Kontroversi yang Tak Berujung

Rokok, memang tidak pernah dikenal di masa-masa awal Islam, sehingga tidak ditemukan dalil tekstual mengenainya. Karena itulah, terjadi perdebatan antar ulama mengenai hukumnya. Ada yang menyatakan boleh, makruh, bahkan ada pula yang menyatakan haram.

Polemik mengenai hal ini, misalnya, terdapat dalam karya asy-Syaukani. Ia menyatakan boleh. Alasan asy-Syaukani, karena tidak dalil yang jelas mengenai rokok, sehingga masuk ke dalam kaidah, “Pada dasarnya semua hal itu halal selagi tidak ada dalil yang menunjukkan keharamannya.”

Mengenai pendapat makruh atau haram karena rokok dianggap membahayakan, asy-Syaukani menegaskan bahwa hal tersebut bersifat subyektif yang tidak bisa dijadikan landasan hukum. “Mereka yang mengatakan rokok itu haram harus menampilkan argumennya dan tidak cukup hanya mengatakan kata ini dan itu,” sangkal asy-Syaukani.

Menanggapi pernyataan asy-Syaukani, Abul ‘Ala al-Mubarakfuri menulis dalam Tuhfatul-Ahwadzi, “Memang betul apa yang dikatakan oleh asy-Syaukani bahwa pada dasarnya setiap sesuatu adalah halal, jika tidak ada dalil akan keharamannya. Akan tetapi, perlu dicermati, jika memang benda tersebut memiliki dampak negatif secara cepat atau lambat, maka masalahnya jadi lain. Kenyataannya, makan tembakau atau menghisap asapnya memiliki akibat buruk yang cepat.”

Al-Mubarakfuri menantang untuk melakukan uji coba. “Jika masih ragu akan pengaruh negatif dari rokok, silakan makan seperempat dirham atau seperenam dirham tembakau saja. Kita akan lihat, bagaimana reaksinya. Tembakau akan membuat kepala pusing, dan pandangan mata kabur. Ini membuktikan bahwa tembakau berbahaya bagi kesehatan. Jadi, tanpa diragukan lagi rokok adalah haram karena termasuk membahayakan diri sendiri. Dan, hal itu dalam agama dilarang,” terang al-Mubarakfuri.

Di balik perdebatan dalam ranah hukum agama tersebut, ternyata, di dunia kedokteran juga masih terjadi pro dan kontra, meski tak seberapa runcing. Seorang ahli fisika nuklir dan seorang profesor biologi molekular tak percaya bahwa rokok itu berbahaya dan dapat memicu kanker. Mereka justru menemukan proses unik bahwa rokok dapat dijadikan obat kanker, autis, dan berbagai macam penyakit lainnya.

Hal tersebut terjadi karena menurutnya, asap rokok sebagai partikel nano (1/sepermiliar meter) mudah melakukan penetrasi ke membrane sel untuk menculik mercury di dalam tubuh. Karena mercury itu doyan nikotin maka ia akan pindah dari sel ke asap sehingga terjadilah proses detoks yang kemudian akan menyembuhkan pasien. (www.balur.com).

Sementara itu di Indonesia, rokok dinilai sebagai bagian dari budaya, terutama jenis kretek yang menjadi khas pertanian kita. Rokok juga dinilai memiliki andil dalam pertumbuhan ekonomi sebagai penyumbang pajak yang cukup besar dan menciptakan lapangan kerja dengan jumlah buruh yang ribuan. Gudang Garam saja mempekerjakan sekitar 42.000 buruh di kota Kediri, berarti 17% dari populasi penduduknya yang berjumlah 242.000 jiwa.

Tapi, masalahnya, rokok juga dinilai sebagai biang munculnya beberapa jenis penyakit yang dapat meningkatkan angka kematian. Konon, setiap tahun di Indonesia sebanyak 57 ribu orang meninggal karena menderita penyakit yang disebabkan asap rokok, seperti jantung, paru-paru, kanker mulut, kanker tenggorokan, dan stroke. Menurut data Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) 2002, sekitar 500 ribu orang Indonesia saat ini menderita berbagai penyakit akibat rokok.

Saat ini, semakin hari semakin bertambah jumlah pecandu rokok di negeri ini. Tidak hanya pria dewasa yang sudah bekerja, namun anak-anak sekolah juga kaum wanita banyak kecanduan dengan barang yang mengandung zat nikotin ini. Sulitnya bahaya pada rokok tidak hanya menimpa kepada perokok aktif, tapi dapat menimpa pada perokok pasif.

*****

Menyikapi sebuah kontroversi memang membutuhkan kehati-hatian dan sikap arif. Terlebih pemerintah yang memiliki tanggung jawab untuk mengatur. Jangan sampai kita memecahkan masalah, tapi justru memunculkan masalah baru. Ibarat wasit di lapangan sepak bola, pemerintah sebagai pemilik kebijakan harus fair dan tidak berat sebelah. Antara rokok, ekonomi dan kesehatan harus didudukkan secara tepat sehingga menghasilkan maslahat yang umum.

Dalam hal ini, kita memang perlu membandingkan dan memikirkan kembali tentang sisi kemudaratan dan kemanfaatan dari merokok. Dua sisi pandang yang menjadi perdebatan hingga detik ini. Pro rokok menjadikan manfaat berupa pertumbuhan ekonomi sebagai tameng sedang yang kontra menjadikan mudarat pada kesehatan sebagai senjata untuk menyerang. Inilah yang menyebabkan masalah rokok menjadi sebuah persoalan publik karena terkait dengan isu kesehatan masyarakat dan kontribusi pada lapangan kerja karena kemampuan produksi rokok sebagai sumber rezeki jutaan manusia.

Memang, untuk sementara ini mudarat yang tampak dari asap rokok adalah pada kesehatan. Namun di sisi lain, harus diakui tidak sedikit sumbangan dari para pengusaha rokok. Beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, sponsorship program lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, pembinaan atlet dan kegiatan olahraga, dan lainnya.

*****

Sebetulnya, terlepas segala pro dan kontra tersebut, larangan merokok tidak begitu masalah bila pemerintah menerapkannya secara bertahap. Tahap pertama adalah membuang aspek ketergantungan ekonomi kepada industri rokok. Industri rokok bukan satu-satunya jalan untuk menggerakkan ekonomi. Masih banyak alternatif yang bisa dilakukan.

Kedua, pemerintah harus membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui sosialisasi dan kampanye anti-rokok. Kemudian diikuti dengan penyuluhan di beberapa tempat, khususnya di kantor-kantor desa dan pasar-pasar. Jika langkah ini efektif dan masyarakat telah sadar dengan kesehatan masing-masing maka dengan sendirinya rokok tidak akan menjadi problem yang harus diperdebatkan.

Sementara ini, sosialisasi anti-rokok hanya dilakukan melalui pemasangan poster di beberapa rumah sakit. Sedangkan iklan produk rokok demikian gencar dipromosikan di televisi, jauh lebih gencar daripada iklan anti-rokok. Jargon “Matikan rokokmu sebelum rokok mematikanmu!” tak pernah muncul di televisi. Padahal, semua orang menonton televisi, dan tidak semua orang masuk ke rumah sakit.

Langkah-langkah tersebut perlu diikuti dengan perbaikan ekonomi di segala sektor dengan cara membuka kran usaha selebar mungkin untuk mengatasi ekses yang dimunculkan saat industri rokok betul-betul melemah. Sehingga, ada banyak pilihan bagi pengusaha, petani tembakau, dan karyawan pabrik untuk mengembangkan usaha mereka, tidak menggantungkan diri pada produksi rokok.

Pada level usaha kerakyatan, birokrasi izin membuka usaha terlalu rumit sehingga melemahkan potensi rakyat untuk berkreasi dalam usaha. Akibatnya, tingkat pengangguran cenderung meningkat karena tidak adanya akses pekerjaan yang memadai. Ketika masyarakat desa eksodus ke kota dengan mengadu nasib menjadi PKL, misalnya, mereka diusir dan disita barangnya. Padahal, mereka sudah kehilangan potensi usaha di desa karena berbagai macam faktor.

Walhasil, meskipun merokok sebuah pilihan asasi manusia, tetapi tetap terbatasi oleh pilihan orang lain yang ingin bebas dari polusi rokok. Untuk itu, gerakan anti-rokok oleh sebagian masyarakat mesti didukung oleh semua pihak. Sebab, bagaimanapun, manfaat merokok sepertinya lebih kecil daripada manfaat tidak merokok. Para perokok pun sebenarnya juga mengakui bahwa merokok itu merugikan kesehatan. Hanya saja, kecanduan membuat mereka sulit melepaskan diri.

Sumber: Buletin SIDOGIRI

Selasa, 27 Maret 2012

Peringati 1 Abad KH Wahid Hasyim, Dapat Sapi

Jum’at pagi 27/05, halaman masjid Ulil Albab Pesantren Tebuireng dipenuhi oleh para santri, karyawan, dewan asatidz dan masyarakat sekitar pondok. Ada yang berpakaian olah raga dan berpakaian ala santri bersarung dan berjilbab. Sebuah panggung sederhana dan satu unit sound system berdiri tepat di depan masjid  membelakangi gerbang SMP A. Wahid Hasyim. Di atas panggung bertumpuk ratusan bingkisan yang sudah terbungkus rapi, sepeda gunung, sepeda mini dan sejumlah perlengkapan dapur. Seekor sapi yang dinaikkan sebuah truk merah datang belakangan disambut meriah dan tepuk tangan, beberapa orang berusaha menyentuhnya. Mereka mengharap mendapatkan sapi ini. Beberapa umbul-umbul juga dipasang menambah suasana semakin meriah.

Mereka sedang mengikuti jalan sehat berhadiah dan penjualan sembako murah sebagai salah satu rangkaian acara Peringatan Satu Abad KH. A. Wahid Hasyim. Panitia menyediakan 10.000 kupon gratis yang dibagi di tengah perjalanan. Hampir 75 persen kupon tersebut habis. Dibantu oleh pihak kepolisian dan beberapa anggota TNI pembagian kupon berjalan lancar dan terkendali.

Muhammad Sholeh, seorang santri Darul Falah Cukir asal Malang yang akhirnya menjadi orang yang paling beruntung. Dia mendapatkan hadiah utama seekor sapi. Dengan muka terharu menahan tangis bahagia, ia naik panggung untuk mengambil hadiah.

Disamping itu ratusan bungkus paket sembako yang berisi beras, minyak goreng dan gula dijual murah. Bertempat di lapangan basket, sebelah timur panggung utama jalan sehat, ratusan orang antri dengan tertib membeli sembako yang dijual separuh dari harga pasar tersebut.

Acara ini sepenuhnya disponsori oleh LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng). Lembaga Sosial yang sudah berdiri lebih kurang 4 tahun ini telah memberikan santunan ratusan anak yatim, dan kaum dhuafa’ setiap bulannya selain beasiswa dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti pengobatan gratis, sunatan massal. Diharapkan para aghniya’ akan semakin  banyak yang menyumbangkan hartanya melalui LSPT. Selain itu Grosir An-Nur juga turut membantu hadiah-hadiah menarik lainnya berupa perlengkapan pakaian.

Peringatan 1 Abad KH. A. Wahid Hasyim diperingati di banyak kota di Indonesia, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makassar, Malang, Surabaya dan kota lainnya berupa seminar, sarasehan budaya, khatmil Qur'an, dan kegiatan sosial.

Di Tebuireng sendiri, 14 Mei kemarin diadakan Sarasehan Budaya bertema “Membaca Kekuatan dan Kelemahan Pesantren di Indonesia” dengan Pembicara KH. Mahmud Ali Zein (Sidogiri), Dr. Hamid Fahmy Zarkasy (Gontor), Dr. SAhiron Syamsuddin, MA. (Jogjakarta), dan Dra. Hj. Noer Chalida Badrus, M.HI. (Purwoasri).

Tanggal 22 Mei diadakan pengobatan gratis dan donor darah bekerja sama dengan PITI, IKNI, PPIT, PITI, BEC dan PMI yang diikuti oleh 1.000 pasien.

Direncanakan 8 Juni nanti bertempat di auditorium Pesantren Tebuireng juga diadakan Seminar Internasional dengan tema “The Future of Islam in the Changing World”. Menghadirkan pembicara YAGhg Tun Dr. Mahathir Mohamad (Malaysia), Gokhan Bacik (Turkey), Umar Anggoro Jenie, dan Ary Mochtar Pedju.

Sabtu, 24 Maret 2012

Duta Besar Australia Kunjungi Tebuireng

Selasa 31/06 Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty berziarah ke makam Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Ziarah tersebut merupakan salah satu rangkaian kunjungan kerja Dubes Australia di Jawa Timur.

Di kompleks makam keluarga besar Pesantren Tebuireng itu dia juga melakukan tabur bunga di atas pusara Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy’ari dan KH A Wahid Hasyim, keduanya kakek dan ayahanda Gus Dur.

Datang beserta rombongan disambut oleh Ny. Hj. Farida Salahuddin Wahid, Lily Wahid, dan Yenny Wahid sebagai tuan rumah. KH. Salahuddin Wahid, pengasuh Pesantren Tebuireng tidak ikut menyambut karena sedang berada di Turki untuk sebuah acara.

Ny. Hj. Farida Salahuddin Wahid dalam sambutannya menyampaikan perkembangan pendidikan di Tebuireng dalam beberapa tahun belakangan. Dilanjutkan oleh Prof. . Dr. H. Haris Supratno Pembantu Rektor I IKAHA menjelaskan rencana ke depan mengubah IKAHA menjadi UNHASY dengan membuka beberapa prodi umum. Diharapkan UNHASY akan menjadi salah satu perguruan tinggi terbesar di Jawa Timur.

Dalam acara tersebut juga dilakukan dialog tentang keislaman dan pondok pesantren di ndalem kasepuhan Tebuireng. Hadir dalam pertemuan tersebut KH. Cholil Dahlan (Peterongan), Ny. Hj. Zainab Shohib (Denanyar), KH. Isrofil Amar (PCNU Jombang), Sekda Pemkab Jombang dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Disinggung pula peluang kerjasama dalam bentuk beasiswa santri berpestrasi ke Australia. Selama ini pemerintah Australia sudah memberikan bantuan lebih kurang 1.500 madrasah di Indonesia.

Rabu, 21 Maret 2012

Pesantren Hadapi Tantangan Berat

Problem di masyarakat modern sudah sangat kompleks.

JOMBANG-Pondok pesantren (ponpes) sebagai lembaga pendidikan dinilai masih lemah dalam menghadapi tantangan global. Hal itu membuat pesantren jarang mencetak lulusan yang tak hanya ahli agama, tetapi juga berwawasan luas serta karismatik.

"Problem di masyarakat sudah sangat kompleks, seperti gerakan radikal dan liberalisasi yang berasal dari luar pesantren. Untuk hadapi tantangan dari luar ini, pesantren masih berat," ujar Pengasuh Ponpes Pascasarjana Nawasea Yogyakarta, Sahiron Syamsudin, Sabtu (14/5).

Pernyataan tersebut disampaikan Sahiron dalam "Sarasehan Budaya Membaca Kekuatan dan Kelemahan Pesantren di Indonesia" di Ponpes Tebuireng Jombang, pimpinan KH Salahuddin Wahid. Turut hadir sebagai pembicara Pengasuh Ponpes Salaf Sidogiri, Mahmud Ali Zein; Ketua Program Kaderisasi Ponpes Modern Gontor, Hamid Fah-my Zarkasyi; dan Pengasuh Al Hikmah Purwoasri Kediri, Noer Chalida Badrus.

Menurut Sahiron, pesantren sulit menghadapi tantangan tersebut lantaran ku-rang merespons perkembangan pengetahuan dan teknologi. Hal ini membuat pesantren sulit memperoleh informasi. "Akibatnya sedikit alumni yang ahli agama, karismatik, dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan," ungkapnya.

Parsial

Kedalaman ilmu pengetahuan di pesantren dinilainya masih bersifat parsial. Akibatnya, wawasan para alumni cenderung tidak luas. "Pesantren tidak harus mengajarkan mazhab agamanya saja agar alumni berwawasan luas," ujarnya.

Selain itu, terhambatnya akses ilmu pengetahuan pesantren terjadi lantaran minimnya fasilitas perpustakaan serta kegiatan penelitian. Akibatnya, perkembangan masalah di masyarakat pun hanya ditangkap berdasarkan asumsi. "Pesantren juga masih minim bahasa asing selain Arab," imbuhnya.

Meski demikian, pesantren masih memiliki kekuatan yang bisa dikembangkan. Dia menilai pesantren memiliki kekuatan dalam integritas moral para santri. "Ini yang tidak boleh ditinggalkan dalam pesantren," kata Sahiron.

Hamid Fahmy Zarkasyi menambahkan, jenjang pendidikan di pesantren yang tidak sampai ke tingkat perguruan tinggi (PT) membuat tantangan global sulit dihadapi. Ketiadaan PT dalam pesantren membuat alumnimeneruskan pendidikan di luar. "Tanpa bekal ajaran Islam yang kuat, bisa terpengaruh ide-ide bertentangan dengan Islam.d

Dunia saat jni, dinilainya menghadapi tantangan de-konstruksi pemikiran. Pemikiran teroris merupakan ide dari luar pesantren yang dimasukkan ke pemikiran alumni. "Tidak ada ponpes yang ajarkan buat bom. Kalau ada pemikiran radikal seperti teroris, itu pasti dari luar," ujarnya.

Kualitas santri putri

Selain tantangan global, pesantren juga dihadapkan pada masalah kaderisasi. Regenerasi kiai tidak mudah disiapkan oleh pesantren.

Sementara itu, Noer Chalida Badrus mengatakan, permasalahan di pesantren putri lebih kompleks lagi. "Kitab yang dipelajari santri laki-laki tak sampai dipelajari santri perempuan."

Dia menerangkan, dalam pesantren salaf, pendidikan perempuan kebanyakan tak sampai tingkat aliyah (SMA). "Untuk pesantren semisalaf, pendidikan fokus pada sekolah formal. Kalau formal selesai, ajaran agama tak diteruskan."

Untuk menghadapi tantangan, kata Mahmud, pesantren harus dikelola dengan manajemen profesional dan terbuka. Komunikasi antarpesantren perlu dijalin untuk saling dukung dalam merespons kebutuhan masyarakat. cOl ed nina chairani

Sumber: http://koran.republika.co.id

Minggu, 18 Maret 2012

KURMA (Kandungan dan Khasiatnya) bagian II

Kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan tanaman tertua yang dibudidayakan manusia. Tanaman ini banyak tersebar di Timur Tengah dan Afrika Utara. Tanaman ini memiliki peranan penting dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat di daerah kering dan semi-kering di dunia. Banyak orang yang percaya akan khasiat buah dari tanaman kurma untuk kesehatan.

Menurut Khanavi et al. (2009), Iran memberikan kontribusi sebanyak 21% dari produksi buah kurma seluruh dunia pada tahun 2006, yaitu sebanyak 918.000 metrik ton buah kurma. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor buah kurma sebanyak 11,5 juta kg pada tahun 2005 dengan nilai 4,3 juta US$, kemudian bertambah menjadi 13,3 juta kg pada tahun 2006 dengan nilai 7,6 juta US$. Komoditi buah kurma tersebut berada pada urutan ke delapan dalam data impor utama buah-buahan Indonesia pada tahun 2005 - 2006.

Menurut Al-Shahib dan Marshall (2003), buah kurma mengandung karbohidrat (44 – 88% total gula), 0,2 - 0,5% lemak, dan 2,3 - 5,6% protein. Buah kurma juga banyak mengandung vitamin.

Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Vitamin C juga bertindak sebagai antidote untuk penyakit pilek dan flu. Riboflavin (vitamin B2) dan niasin berfungsi membantu melepaskan tenaga dari makanan yang sudah kita konsumsi. Niasin juga baik untuk memelihara kulit kita. Tiamin (Vitamin B1) befungsi membantu melepaskan tenaga dari karbohidrat. Selain baik untuk kesehatan mata, Vitamin A juga baik untuk kesehatan kulit.

Buah kurma banyak mengandung mineral. Menurut Sahari et al. (2007), mineral yang paling banyak terkandung pada buah kurma adalah Natrium (Na), Magnesium (Mg), Kalium (K), dan Kalsium (Ca).

Mineral-mineral tersebut dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan mineral terbesar yang terkandung pada buah kurma adalah Kalium. Kalium sangat baik untuk jantung dan pebuluh darah. Kalium berfungsi untuk membuat denyut jantung menjadi teratur, mengaktifkan kontraksi otot, dan menstabilkan tekanan darah. Kalium yang tinggi juga dapat menurunkan resiko serangan stroke.

Buah kurma juga banyak mengandung serat pangan (dietary fiber), yaitu sebesar 6,4 - 11, 5% (Al-Shahib dan Marshall, 2003). Mengkonsumsi serat tinggi maka akan lebih banyak asam empedu, sterol, dan lemak yang dikeluarkan bersama feses, selain itu serat dapat mencegah terjadinya penyerapan kembali asam empedu, kolesterol, dan lemak (Winarno, 1997). Asupan makanan berserat yang rendah dapat bersiko terserang kanker usus besar, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan lainnya.

BIJI KURMA

Selain buah, ternyata biji kurma juga memiliki potensi yang baik untuk panganan yang sehat. Di negara timur tengah sudah banyak yang meneliti kandungan dari biji kurma. Menurut Hamada et al. (2002), biji kurma potensial digunakan sebagai bahan pangan bagi manusia. Hal tersebut dapat terlihat dari komposisi yang terkandung pada biji kurma. Biji kurma mengandung 71,9 - 73,4 % karbohidrat, 5 - 6,3 % protein, dan 9,9 - 13,5 % lemak.

Menurut Ali-Mohamed dan Khamis (2004), biji kurma mengandung banyak mineral, seperti natrium (Na), kalium (K), magnesium (Mg), kalsium (Ca), ferum atau besi (Fe), mangan (Mn), zinc (Zn), cuprum (Cu), nickel (Ni), cobalt (Co), dan cadmium (Cd). Ion mineral yang paling banyak terkandung pada biji kurma sama dengan yang terkandung pada buah kurma, yaitu kalium (K), magnesium (Mg), dan natrium (Na).

Biji kurma juga banyak mengandung serat pangan (dietary fiber) dan antioksidan. Antioksidan merupakan sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Zat ini sangat besar peranannya pada manusia untuk mencegah terjadinya penyakit. Antioksidan melakukan semua itu dengan cara menekan kerusakan sel yang terjadi akibat proses oksidasi radikal bebas.

Referensi

-Al-Shahib W dan Marshall RJ. 2003. The fruit of the date palm: its possible use as the best food for the future. International Journal of Food Sciences and Nutrition 54 (4): 247 – 259.

-Ali-Mohamed AY dan Khamis AS. 2004. Mineral ion content of the seeds of six cultivars of Bahraini date palm (Phoenix dactylifera). Journal of Agricultural and Food Chemistry 52: 6522 – 6525.

-Hamada JS, Hashim IB, dan Sharif FA. 2002. Preliminary analysis and potential uses of date pits in foods. Food Chemistry 76: 135 – 137.

-Khanavi M, Saghari Z, Mohammadirad A, Khademi R, Hadjiakhoondi A, dan Abdollahi M. 2009. Comparison of antioxidant activity and total phenols of some date varieties. DARU – Jaournal of Faculty of Pharmacy, Tehran university of Medical Sciences 17 (2): 104 – 108.

-Sahari MA, Barzegar M, dan Radfar R. 2007. Effect of varieties on the composition of dates (Phoenix dactylifera L.) - Note. Food Science and Technology International 13: 269 – 275.

-Winarno FG. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Kamis, 15 Maret 2012

KURMA dan MANFAATNYA Bagian I

Kurma kaya akan kandungan phospate, boron, pottasium dan calcium. Kadar besi dalam kurma mengatur pembentukan hoemoglobin pada sel darah merah dan mencegah anemia, terutama pada ibu hamil. Calcium dan phostpate adalah komponen penting untuk mengatur kepadatan tulang pada anak-anak. Kadar energy yang tinggi pada kurma cocok untuk olahragawan dan pekerja berat. Kurma juga mengandung mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Manfaat dan Kegunaan : Efektif Meningkatkan Kadar Trombosit Bagi Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Buah kurma dalam AI-Qur'an dan Sunnah Nabi adalah makanan yang sangat baik yang diandalkan sejak zaman para Nabi dulu. Didalam Al-Qur'an kurma disebut sebanyak 24 kali antara lain dalam surat Maryam ayat 25-26 yaitu ketika maryam akan melahirkan putranya Nabiyulloh 'Isa'Alaihi Salam. Allah SWT memerintahkan beliau untuk menggoyangkan pohon kurma yang menjadi sandarannya kemudian beliau diperintahkan makan buah kurma yang jatuh didekatnya, maka sejak saat itu buah kurma merupakan makanan terbaik dan obat yang sangat mujarab bagi ibu hamil dan pasca melahirkan dari zaman kezaman.

Kandungan dalam 100 gram kurma :
> Kartohidrat 75 gr Asam Folic 5,4 mikrog
> Fiber/serat 2,4 gr Mineral kalium 52 mg
> Protein 2,35 gr Magnesium 50 mg
> Lemak 0,43 gr Tembaga/cofper 2,4 mg
> Vitamin A 90 IU Sulfur 14,7 mg
> Vitamin B1 93 mg Besi 1,2 mg
> Vitamin B2 144 mg Zink 1,2 mg
> Vitmin C 6,1 mg Fosfor 63 mg
> Asam nikonat 2,2 mg Energi 323/100 gr

Berikut ini penjelasan singkat tentang Kandungan Kurma

(1) MEMILIKI AKTIFITAS SEPERTI ASPIRIN

    * Selain kalium yang berguna bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, kurma juga mengandung salisilat. Zat yang dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau penghilang rasa sakit dan demam.
    * Berdasarkan hal itu para pakar mengharapkan, dosis rendah salisilat dalam makanan yang di konsumsi secara kontinyu bisa juga meredakan sakit kepala.

(2) KOMPOSISI GIZI

    * Nilai gizi yang jadi andalan utama kurma adalah kandungan karbohidrat sederhananya alias gulanya yang tinggi. Kebanyakan varietas kurma mengandung gula glukosa (jenis gula yang ada dalam darah) atau fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan).
    * Namun ada satu varietasnya yang bernama Deglet Noor yang tumbuh di Kalifornia hanya mengandung gula sukrosa (dikenal juga sebagai gula pasir).
    * Sebagian besar zat gula yang terdapat pada kurma sudah diolah secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinamai fruktosa, zat ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh.
    * Dengan demikian akan menghasilkan tenaga yang tinggi, tanpa mempersulit tubuh untuk mengolah, mencerna dan menjadikannya sebagai gizi yang baik.
    * Itu sebabnya mengapa kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan berbuka puasa ataupun sahur. Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr. David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit.
    * Tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Makanya orang yang makan kurma cukup banyak pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan pangan ini juga kaya akan serat.
    * Keunggulan kurma lainnya, mengandung berbagai vitamin penting. Seperti vitamin A, tiamin dan riboflavin dalam jumlah yang bisa diandalkan, serta niasin dan kalium dalam jumlah yang sangat andal. Selain itu buah ini juga memuat berbagai zat gizi lainnya, seperti zat besi, vitamin B1, asam nikotinat, serta serat (bukan zat gizi) dalam jumlah memadai.
    * Zat gizi berfungsi membantu melepaskan energi, menjaga kulit dan saraf agar tetap sehat, serta penting untuk fungsi jantung. Kurma juga mengandung banyak mineral penting seperti magnesium, potasium dan kalsium yang sangat diperlukan oleh tubuh.
    * Serat yang terdapat dalam kurma berfungsi melunakkan usus dan mengaktifkannya, yang secara alami bisa mempermudah buang air besar. Dalam kurma juga terkandung semacam hormon (potuchsin) yang bisa menciutkan pembuluh darah dalam rahim; sehingga dengan demikian bisa mencegah terjadinya pendarahan rahim

Senin, 12 Maret 2012

Mengenal lebih jauh tentang Hisab-Ruhyah di Indonesia

Beberapa pemikiran hisab rukyah yang ada di Indonesia adalah :

   1. Pemikiran hisab rukyah “Mazhab” Tradisional ala Islam Jawa, Pemikiran ini sering disebut dengan pemikiran “Aboge” atau “Asapon” yakni cara penentuan awal ramadan, Syawal dan Dulhijjah dengan bersandarkan pada perhitungan tahun Jawa lama (khuruf Aboge atau khuruf Asapon) dan rukyatul hilal (observasi dengan mata telanjang saat tenggelamnya matahari). Dalam pemikiran “Aboge” ada beberapa prinsip utama, yakni: Pertama, prinsip penentuan tanggal selain berdasarkan kalender Hindu-Muslim-Jawa, adalah “dina niku tukule enjing lan ditanggal dalu” (hari itu lahirnya pagi dan diberi tanggal malam harinya) . Kedua, bahwa jumlah hari dari bulan puasa menurut cara perhitungan “Aboge” selalu genap 30 hari, tidak pernah 29 hari seperti pada cara perhitungan hari Falak (versi pemerintah). Adapun istilah “Aboge” dapat dirinci bahwa “a” berasal dari alip, salah satu dari delapan tahun siklus windu; “bo” mengacu pada rebo (hari Rabu); dan “ge” berasal dari wage, salah satu dari hari pasaran yang lima. Ini berarti bahwa tahun alip selalu dimulai pada hari Rabu Wage, dengan mengetahui ini maka akan dapat menghitung hari jatuh riyaya (hari lebaran) setiap tahun. Cara yang lebih singkat adalah mengambil hari permulaan tahun (1 sura) dan menggunakan rumus “waljiro”. “Wal” adalah bulan Syawal, “ji” berarti tanggal siji (satu), dan “ro” adalah berarti loro (dua), yaitu hari pasarannya. Ini berarti bahwa hari lebaran jatuh pada tanggal 1 Syawal dihitung dengan menghitung satu dari hari mingguan dan dua dari hari pasaran pada permulaan tahun. Misalnya, kalau permulaan tahun itu Ehe, dan tanggal 1 Sura pada hari Ngahad Pon, maka hari lebaran akan jatuh pada hari Ngahad Wage. Ketiga, penentuan awal bulan puasa dan awal bulan Syawal digunakan istilah ”pletek” yang berarti terbukti atau semua masyarakat telah melihat bulan dengan mata telanjang, sebagaimana dasar dari hadis-hadis hisab rukyah. Namun jika ditilik dari perjalanan historis pemikiran hisab rukyah “mazhab” Tradisional ala Islam Jawa, ternyata berasal dari pemikiran hisab rukyah (kalender) Saka yang diperbaharui oleh sultan agung hanyokrokusumo yakni disesuaikan dengan perhitungan lunar (qamariyah) tidak lagi menggunakan sistem perhitungan solar (syamsiyyah). peralihan tersebut terjadi pada tanggal 1 sura tahun alip 1555 (tahun jawa) yang bertepatan dengan tanggal 8 juli 1633 m yakni hari jum’at legi. dari tahun 1633 m sampai sekarang, kalender ini sudah tiga kali mengalami penyesuaian kalender, sehingga sampai sekarang sudah mengalami perubahan empat kali dasar permulaan awal tahun yakni mulai dengan pemikiran hisab rukyah “ajumgi” (tahun alip mulai pada hari jum’at legi), kemudian “akawon” (tahun alip mulia pada hari kamis kliwon), kemudian “aboge” (tahun alip mulai pada hari rebu wage), kemudian “asapon” (tahun alip mulai pada hari selasa pon). metode yang terakhir inilah (pemikiran “asapon”) yang sampai sekarang ini dipegangi oleh mayoritas umat islam jawa (kejawen) terutama di kalangan lingkungan kraton yogyakarta. Melihat realita tersebut, nampak bahwa sampai saat ini ternyata tidak hanya pemikiran “Aboge” saja yang hidup di masyarakat sebagaimana dikatakan Andy Ahmad Zaelany dalam penelitiannya di dusun Golak desa Genteng, Ambarawa. Namun pemikiran “Asapon” yang nota bene pemikiran hisab rukyah “Mazhab” Tradisional yang terbaru juga hidup di masyarakat. Malahan menurut perhitungan kalender Jawa, pemikiran “Aboge” sudah harus diganti dengan pemikiran “Asapon”, tapi dalam dataran realitas ternyata pemikiran “Aboge” masih berlaku juga di kalangan umat Islam Jawa sebagaimana tersebut di atas. Berangkat dari pemikiran tersebut penulis berasumsi bahwa tidak menutup kemungkinan pemikiran-pemikiran yang lain yakni “Akawon” dan “Ajumgi” juga masih berlaku di masyarakat Jawa (Kejawen), hanya saja sampai saat ini penulis belum menemukan jejak pemberlakuanya di masyarakat.

   2. Pemikiran hisab rukyah “mazhab” Rukyah. Dalam wacana hisab rukyah di Indonesia, “mazhab” rukyah ini selalu diidentikkan dengan pemikiran hisab rukyah Nahdlatul Ulama. Namun pengidentikkan ini kiranya tidak dapat diterima seratus persen kebenarannya. Karena pada dasarnya dalam “mazhab rukyah” terdapat beberapa “mazhab-mazhab” kecil yang mempunyai perbedaan-perbedaan yang prinsipil, dan Nahdlatul Ulama sendiri termasuk salah satu dari “mazhab” kecil tersebut. “mazhab-mazhab” kecil tersebut muncul karena adanya perbedaan pemahaman term rukyah. Di antaranya dalam hal : a. Dalam pemahaman mathla’ . Ada yang berpendapat bahwa hasil rukyah di suatu tempat berlaku untuk seluruh dunia. Dengan argumentasi bahwa hadis-hadis hisab rukyah khithabnya ditujukan pada seluruh umat Islam di dunia, tidak dibedakan oleh perbedaan geografis dan batas-batas daerah kekuasaan. Pemikiran inilah yang terkenal dengan “Rukyah Internasional” yang dipegang oleh Komisi Penyatuan Kalender Hijriyyah Internasional, di mana dalam konteks ke-Indonesia-an adalah kelompok Hizbut Tahrir.

   3. Pemikiran hisab rukyah “mazhab” hisab. Sebagaimana dalam pemikiran “mazhab” rukyah, dalam “mazhab” hisabpun terdapat ragam pemikiran “mazhab-mazhab” kecil sebagai dampak dari adanya perbedaan sistem yang dipakai atau yang dipegangi. Di Indonesia sistem hisab yang berkembang pada dasarnya banyak sekali, hanya saja jika ditilik dari dasar pijakannya terbagi dalam dua macam yakni hisab urfi dan hisab hakiki . Hisab urfi dalam konteks ke-Indonesia-an sebagaimana dalam pemikiran hisab rukyah “mazhab” tradisional ala Islam Jawa yang terekam dalam sistem “Aboge” dan sistem ”Asapon”. Sedangkan mengenai hisab hakiki dapat dipilah pada pendirian yang mendasarkan pada ijtima’ yakni sistem yang berpendapat bahwa hakekat bulan Qamariyah itu dimulai sejak terjadinya ijtima’. Dalam kalangan pemikir hisab terkenal dengan istilah “Ijtima’un Nayyirain Isbatun Bainasy-syahrain”, yang sesuai dengan ketentuan astronomi bahwa konjungsi merupakan batas antar dua lunar months. Oleh karena ijtima itu hanya terjadi sekali dalam sebulan dan tidak ada hubungannya dengan tempat-tempat di muka bumi, maka saat ijtima dialami secara berlainan menurut perhitungan waktu setempat. Ijtima bisa terjadi pada pagi hari pada suatu tempat, yang dalam waktu bersamaan saat itu sedang siang hari atau malam hari di tempat lain. Oleh karena itu dalam prakteknya awal bulan Qamariyah ditetapkan berdasarkan ijtima yang terjadi sebelum matahari terbenam atau sebelum tengah malam, atau sebelum terbit fajar, sesuai dengan perbedaan pandangan tentang kapan dimulainya hari. Inilah sistem yang dipakai oleh Muhammad Manshur dalam karya monumentalnya “Sullamun Nayyirain”. Di mana sampai sekarang mengkristal dalam “mazhab” kecil yakni mazhab (kalender) Manshuriyyah, yang banyak dikiblat oleh kalangan hasib-hasib Jawa Timur. Sistem hisab yang mendasarkan pada posisi hilal, yakni penentuan awal bulan Qamariyah tidak hanya didasarkan pada ijtima’ melainkan harus diperhatikan posisi hilal di atas ufuk saat terbenam setelah terjadinya ijtima’ .

  Dalam sistem ini terbagi menjadi tiga yakni :

    * Sistem yang berpedoman pada ufuk hakiki yakni ufuk yang berjarak 90 derajat dari titik zenith. Prinsip utama dalam sistem ini adalah sudah masuk bulan baru, bila hasil hisab menyatakan hilal sudah di atas ufuk hakiki (positif) walaupun tidak imkanurrukyah. Sehingga sistem ini dikenal dengan sistem hisab wujudul hilal sebagaimana prinsip yang dipegang Muhammadiyah secara institusi.
    * Sistem yang berpedoman pada ufuk mar’i yakni ufuk hakiki dengan mempertimbangkan refraksi (bias cahaya) dan tinggi tempat observasi, sebagaimana pendapat yang dipegang oleh Kalender Menara Kudus.
    * Sistem yang berpedoman pada imkanurrukyah dalam posisi hilal sudah wujud di atas ufuk hakiki atau mar’i, maka awal bulan Qamariyah masih tetap belum dapat ditetapkan, kecuali apabila hilal sudah mencapai posisi yang dinyatakan dapat dilihat

Mengenai sistem imkanurrukyah, pada bulan maret 1998 para ulama ahli hisab dan rukyah dan para perwakilan organisasi masyarakat islam mengadakan musyawarah kriteria imkanurrukyah untuk indonesia. di mana keputusan musyawarahnya baru dihasilkan pada tanggal 28 september 1998. keputusannya adalah :

   1. penentuan awal bulan qamariyah didasarkan pada sistem hisab hakiki tahkiki dan atau rukyah .
   2. penentuan awal bulan qamariyah yang terkait dengan pelaksanaan ibadah mahdhah yaitu awal ramadan, syawal dan awal dulhijjah ditetapkan dengan memperhitungkan hisab hakiki tahkiki dan rukyah.
   3. kesaksian rukyah dapat diterima apabila ketinggian hilal 2 derajat dan jarak ijtima ke ghurub matahari minimal 8 jam.
   4. kesaksian rukyah hilal dapat diterima apabila ketinggian hilal kurang dari dua derajat maka awal bulan ditetapkan berdasarkan istikmal.
   5. apabila ketinggian hilal 2 derajat atau lebih, awal bulan dapat ditetapkan.
   6. 6. kriteria imkanurrukyah tersebut di atas akan dilakukan penelitian lebih lanjut.
   7. menghimbau kepada seluruh pimpinan organisasi kemasyarakatan islam mensosialisasikan keputusan ini.
   8. Dalam melaksanakan isbat, pemerintah mendengarkan pendapat-pendapat dari organisasi kemasyarakatan Islam dan para ahli.

Wallahu A’lam bishshowab

Sabtu, 18 Februari 2012

Khasiat Terong

Penelitian menemukan fakta bahwa terong dapat mencegah kanker, berfungsi juga sebagai pencegah atau penetral kerusakan pembuluh darah arteri. Oleh karena itu, terong dapat menekan dan mengatasi arterosklerosis, penyakit yang timbul akibat transportasi darah dan zat makanan pada pembuluh darah arteri terganggu.

Terong banyak jenisnya, yaitu :

1. Terong Telunjuk
Terong ini berbentuk seperti telunjuk, berukuran sedang dan berwarna hijau muda. Biasanya terung jenis ini diolah menjadi balado, semur, atau pencak.

2. Terong Belanda
Bentuk terong ini oval sebesar telur. Waktu muda berwarna kuning, ketika matang kulitnya berubah menjadi keunguan. Rasa terung ini asam, biasanya dibuat sirup atau jus, bisa juga dikonsumsi sebagai buah segar.

3. Terong Gelatik Ungu
Biasanya orang mengonsumsi terong berwarna ungu ini sebagai lalapan mentah. Bentuknya seperti bola pimpong.

4. Terong Gelatik
Bentuknya terong ini sama dengan terung gelatik ungu, bedanya terletak pada warna kulit. Jika terung gelatik ungu berwarna ungu, terong ini berwarna hijau denagn garis-garis putih pada ujung buah. Terong ini disebut terong lalap karena sering dimakan sebagai lalap atau pelengkap karedok.

5. Terong Kopek
Terong ini banyak dikonsumsi masyarakat sebagi sayur atau balado.

6. Terong Jepang
Terung ini bentuknya bulat panjang, mirip terong kopek, namun ukurannya lebih kecil dan warnanay ungu tua.

7. Terong Tekokak dan Leunca
Terong ini oleh masyarakat sunda biasanya dikonsumsi sebagai lalap yang diolah dengan oncom, tauco, atau campuran pepes.

8. Terong Putih
Bentuknya mirip terong jepang, tetapi ukurannya sedikit lebih besar. Warnanya putih bersih, biasa diolah sebagai campuran isi pasta atau dibuat terung isi daging.

Buah terong diketahui mengandung striknin, skopolamin, skopoletin dan skoparon yang dapat mengahambat kekejangan saraf juga dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati serangan epilepsi dan penyakit kejang lainnya.

Di Korea terong yang telah dikeringkan dapat mengobati sakit pinggang, encok, pinggang kaku dan nyeri lain. Terung juga mampu mengobati campak, cacar air, ketergantungan alkohol dan luka bakar. Hasil Penelitian di Jepang mengungkapkan bahwa kandungan tripsin (protease) inhibitor pada terong diyakini dapat melawan serangan zat pemicu kanker atau mengurangi resiko penyakit kanker.

Rabu, 15 Februari 2012

KHASIAT WORTEL

Membersihkan dan menguatkan hati, meningklatkan penglihatan, membantu systim kekebalan tubuh, systim pencernaan dll.

Wortel adalah salah satu makanan detoksifikasi yang dapat membersihakan dan mengatur ketidakseimbangan dalam tubuh. Manfaat wortel yang dipercaya dapat meningkatkan kemampuan penglihatan juga mungkin terbukti benar.

Wortel sangat bermanfaat untuk membersihkan dan menguatkan hati, organ tubuh paling utama dalam detoksifikasi, sehingga dapat meningkatkan semua fungsi sistem tubuh yang terkait. Namun, jangan mengonsumsi lebih dari tiga wortel dalam sehari. Untuk membuat jus, gunakan tidak lebih dari dua wortel dan campurlah dengan apel atau sayuran yang lain. Memakan terlalu banyak sari wortel membuat kulit menjadi oranye.

Wortel adalah gudang beta-karoten, yang berguna untuk membantu sistem kekebalan, sistem pencernaan, saluran pernapasan, serta membangun gigi, rambut, dan tulang yang kuat. Beta-karoten juga mempunyai efek penyembuhan terhadap kulit, terutama terhadap eksim, infeksi kulit, dan jerawat, serta dapat memperbaiki warna kulit jika diminum sebagai sari buah bersama apel. Beta-karoten juga dapat membantu meningkatkan penglihatan pada malam hari dan membuat mata menjadi sehat.

Wortel berisi gula alami, yang akan dilepaskan perlahan-lahan ke dalam tubuh untuk memberi energi yang tahan lama. Kadar gula dalam wortel bukanlah kadar gula dalam jumlah besar yang masuk secara mendadak seperti pada gula sulingan. Wortel lebih baik jika dimakan mentah. Wortel, terutama jika dibuat sup, adalah makanan penyembuh yang sempurna bagi yang sedang dalam proses penyembuhan atau orang yang kondisi tubuhnya sedang menurun.

Karena merupakan sumber vitamin C dan beta-karoten, wortel merupakan bahan makanan utama untuk melawan penyakit dan memperkuat kekebalan tubuh. Wortel juga dapat melawan berbagai macam penyakit, infeksi saluran pernapasan, luka pada perut, dan masalah pencernaan, serta memberikan perlindungan terhadap resiko berbagai jenis kanker. Wortel sering digunakan sebagai bahan ramuan tradisional untuk membantu masalah kewanitaan (mengatur siklus haid dan memperbanyak air susu ibu) karena mengandung kalsium.

Wortel juga dapat membantu membentuk butir darah, meningkatkan kadar hemoglobin (HB). Wortel juga dapat membantu melawan penyakit jantung dan penyakit pada pembuluh darah utama. Apabila sering dimakan setiap hari, wortel juga akan mengurangi kadar kolesterol.

Khasiat:
   1. Menurunkan resiko kanker.
   2. Meningkatkan system kekebalan tubuh.
   3. Mengatasi masalah pencernaan dan saluran pernapasan.
   4. Membantu penyembuhan luka.
   5. Memperkuat tulang, rambut, dan gigi.
   6. Bermanfaat untuk wanita yang sedang menyusui.
   7. Memperbaiki kondisi kulit.
   8. Membuang racun dalam organ hati.
   9. Mendorong pembentukan sel darah, serta meningkatkan kesehatan jantung dan peredaran darah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jadwal Sholat Indonesia