Custom Search

Kamis, 23 Juni 2011

Pengobatan Bekam Digemari Wong Palembang



PALEMBANG - Pernah mendengar pengobatan bekam? Ya, dalam empat tahun terakhir, bekam dikenal masyarakat sebagai salah satu pengobatan tradisional yang mulai digemari masyarakat.

Bekam atau Al hijamah adalah metode pengobatan Sunnah Nabi dengan melakukan penarikan pada kulit melalui peralatan bekam.Kemudian dilakukan penyayatan dengan pisau atau penusukan dengan jarum lalu ditarik kembali untuk mengeluarkan darah “kotor” baik karena sel-sel darah yang sudah tua atau mati maupun adanya toksin dan zat yang keberadaannya tidak diperlukan tubuh.

“Di Sumsel, ada sekitar 1.500 kader praktis yang telah mempelajari ilmu bekam ini. Karena itu kami kemudian membentuk Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) Sumsel,” kata Ir Rudianto Korda ABI Sumsel di dampingi Junaidi, Ketua Panitia Indonesia Berbekam di Palembang, beberapa waktu lalu.

"Indonesia Berbekam, salah satu ajang sosialisasi lebih mengenalkan kepada masyarakat tentang terapi ini. Kegiatan ini serentak di Indonesia. Palembang sendiri mengerahkan 30 terapis memberikan pengobatan kepada masyarakat,” kata Junaidi.
Lebih lanjut dikatakan, bekam sudah dikenal ribuan tahun yang lalu, bahkan sejak Nabi Musa AS, dan berkembang ke seluruh dunia hingga saat ini.

Dalam sejarahnya, Rasulullah SAWmengajak umatnya untuk berbekam. Karena itu banyak hadits yang diriwayatkan menunjukkan beliau memerintahkan orang sakit supaya berbekam, atau beliau sendiri merasa sakit kemudian berbekam.

Terapi bekam juga berkembang pesat pada masa kejayaan kekhalifaan sekitar abad 8 hingga 12 Masehi, dimana saat itu ilmu kedokteran berkembang menguasai dataran Eropa, sehingga munculah dokter-dokter muslim dengan kedokteran Islamnya, seperti Ali Abbas Al Majusi, Abu bakar Ar Rozi, Al-Biruni, Ibnu Sina, Az-Zahrowi, Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah dan lain-lainnya.

ABI saat ini berusaha untuk mendapat pengakuan dari Dinas Kesehatan dengan cara mengajukan sertifikasi.
“Kita menggandeng Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat (LKTM) sebagai instansi vertikal-nya. Selain sesuai sunnah, bekam juga bisa jadi peluang usaha,” kata Junaidi.

Sumber: Sriwijaya Post - Selasa, 30 November 2010

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jadwal Sholat Indonesia